ADVERTISEMENT

Mengenal Pengertian Pemasaran Online, Channel, dan Keuntungannya

Rully Desthian Pahlephi - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2022 15:32 WIB
Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) menunjukan aplikasi pemasaran produk kopi arabika dan robusta gayo yang dijual secara daring (online) di Banda Aceh, Aceh, Minggu (9/8/2020). Selain memasarkan produk dengan cara tatap muka, para pelaku UMKM juga menjual berbagai hasil usaha dengan cara online sebagai salah satu upaya mencegah penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/aww.
Foto ilustrasi: ANTARA FOTO
Jakarta -

Saat ini semuanya serba online, mulai dari berinteraksi, belajar, bekerja, belanja, dan termasuk juga dalam metode pemasaran. Banyak perusahaan yang sudah beralih ke metode pemasaran online dibanding metode yang tradisional.

Metode tradisional seperti menempel iklan di billboard atau perlahan-lahan ditinggalkan oleh para pelaku usaha. Selain efektivitasnya yang berkurang, biaya pemasaran tradisional juga terbilang lebih mahal.

Sebelum kamu memulai praktik pemasaran online, sebaiknya kamu pahami dulu pengertian pemasaran online, channel, fungsi, hingga keuntungan yang bisa didapatkan. Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Pengertian Pemasaran Online/Online Marketing

Pengertian pemasaran online adalah cara mempromosikan produk dengan memanfaatkan platform online yang diakses melalui internet. Beberapa platform online yang simasud seperti media sosial, website, blog, atau iklan online.

Dengan pertumbuhan pengguna internet yang sangat pesat belakangan ini, membuat banyak bisnis yang beralih menggunakan pemasaran online. Baik bisnis kecil maupun bisnis besar, kini sudah banyak yang menggunakan pemasaran online.

Pengertian Pemasaran Online Menurut Ahli

1. Chaffey

Pengertian pemasaran online menurut Chaffey adalah segala bentuk promosi produk ataupun jasa melalui internet. Penjualan online ini dapat dilakukan dengan menggunakan jasa iklan online, atau membuat toko di platform online.

2. Kotler

Pengertian pemasaran online menurut kotler adalah sebuah proses untuk melakukan penjualan online. Proses tersebut terdiri atas pembuatan, penawaran, serta penjualan produk. Baik online atau offline, arti pemasaran sama saja, yang membedakan hanyalah medianya

Channel Pemasaran Online

Dilansir dari Spiralytics, terdapat 9 channel yang biasanya digunakan melakukan pemasaran online. Berikut adalah penjelasannya:

1. Website

Channel pertama dalam pemasaran online adalah website. Di dalam website bisnis, kamu bisa menambahkan informasi mengenai spesifikasi produk, membuat blog, informasi promo, hingga alur penjualan produk.

2. Email

Email marketing juga menjadi pilihan yang menarik dalam channel pemasaran online. Hampir setiap orang mengecek emailnya setiap hari sehingga metode ini bisa menjadi peluang untuk meluaskan market share.

Untuk menerapkan metode ini, kamu harus menyiapkan langkah-langkah seperti membuat email profesional, membangun email list, dan membuat newsletter. Email marketing tidak bisa dibuat secara asal-asalan, kalau terjadi email itu hanya akan masuk ke spam tanpa dilihat oleh konsumen.

3. Media Sosial

Pengguna media sosial juga mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Selain penggunanya yang banyak, media sosial juga dianggap efektif untuk melakukan pemasaran karena pengguna biasanya mencari tahu produk yang akan dibeli melalui media sosial.

Media sosial juga merupakan platform yang tepat untuk membangun hubungan yang baik dengan konsumen. Media sosial seperti Instagram, Facebook, YouTube, Twitter, hingga TikTok bisa kamu manfaatkan untuk melakukan pemasaran online.

4. Search Engine Optimization (SEO)

Selain melalui media sosial, konsumen juga sering mencari informasi produk melalui mesin pencarian, misalnya Google. SEO merupakan cara untuk membuat website bisnis yang kamu miliki muncul di halaman pertama pencarian Google.

Website yang berada di halaman pertama Google pasti akan lebih sering dikunjungi oleh pengguna dan berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Untuk itu, kamu bisa menerapkan berbagai prinsip SEO supaya website bisnismu muncul di halaman pertama pencarian Google.

5. Search Engine Marketing (SEM)

Kalau SEO bekerja secara organik dengan menggunakan prinsip tertentu supaya website berada di halaman pertama. Sedangkan SEM adalah cara membuat website berada di halaman pertama dengan menggunakan iklan Google.

Hasil yang didapat dari SEM tentu akan lebih cepat daripada menggunakan metode SEO. Dengan membayar biaya iklan, website kamu dijamin akan muncul di halaman pertama pencarian Google.

6. Aplikasi Mobile

Saat ini perangkat mobile selalu digunakan penggunanya di setiap waktu. Dengan fakta tersebut, pelaku bisnis bisa menciptakan aplikasi mobile untuk memudahkan akses pelanggannya.

7. Affiliate Marketing

Affiliate marketing merupakan strategi promosi dengan memberikan komisi kepada mitra yang berhasil melakukan penjualan melalui tautan tertentu. Cara ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan penjualan.

Metode ini merupakan metode yang menguntungkan semua pihak. Dari sisi bisnis penjualan akan meningkat dan menguntungkan perusahaan, sementara mitra pun akan mendapatkan komisi dari penjualan yang berhasil mereka lakukan.

8. Video Marketing

Menonton video online sudah menjadi kebiasaan dari sebagian besar pengguna internet. Oleh karena itu, banyak pengusaha yang memanfaatkan kondisi ini dengan melakukan pemasaran online melalui video.

Beberapa video yang bisa dibuat seperti video demo, branding, event, atau video lainnya. Cara ini dipercaya merupakan cara yang efektif dalam teknik pemasaran online.

9. Memasang Iklan

Memasang iklan di berbagai platform juga bisa dijadikan pilihan untuk mendapatkan keuntungan. Kamu bisa memanfaatkan beberapa platform yang menyediakan jasa pengiklanan seperti Instagram Ads, Facebook Ads, Google Ads, sampai TikTok Ads.

Selain itu, kamu juga bisa memasang iklan pada seseorang yang memiliki banyak pengikut di sosial media, orang-orang ini biasa disebut influencer. Jumlah pengikut yang banyak bisa dimanfaatkan sebagai cara kamu untuk melakukan promosi produk.

Fungsi Pemasaran Online

Inilah beberapa fungsi pemasaran online untuk bisnis yang kamu jalankan:

  • Jangkauan yang lebih luas: Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pengguna internet sudah sangat banyak dan akan terus terjadi peningkatan. Oleh karena itu, pemasaran online akan membuat jangkauan bisnis kamu jadi lebih luas.
  • Menjangkau audiens yang spesifik: Pemasaran online mempunyai banyak fitur yang membuat kita bisa melakukan pemasaran dengan lebih spesifik sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Misalnya, jika kamu menjual pakaian khusus pria, kamu bisa mengatur pemasaran untuk ditampilkan di audiens pria saja.
  • Mudah mengukur performa: Pemasaran online memiliki data yang lebih lengkap dan akurat. Dengan begitu, kamu bisa menilai performa kamu dengan acuan data tersebut.

Keuntungan Pemasaran Online

Dilansir dari Notify Visitors, terdapat 11 keuntungan melakukan pemasaran online. Berikut ini adalah daftarnya:

  • Biayanya lebih murah
  • Hasilnya bisa diukur
  • Jangkauan pasar lebih luas
  • Membangun hubungan baik dengan pelanggan
  • Tidak terbatas ruang dan waktu
  • Membatu untuk menggapai prospek yang lebih baik
  • Mampu menargetkan calon pelanggan dengan efektif
  • Jenis konten pemasaran lebih beragam
  • Lebih mudah meningkatkan brand awareness
  • Mempromosikan bisnis pada jajaran teratas dalam industri bisnis yang serupa
  • Meningkatkan pendapatan bisnis dengan conversion rate yang tinggi.

Nah, sekarang kamu sudah paham tentang pengertian pemasaran online, channel, fungsi, dan keuntungannya, bukan? Semoga artikel ini bisa membantumu untuk menjalankan pemasaran online dengan baik.



Simak Video "Mengenal Bagan, Alat Tangkap Ikan Nelayan Anambas"
[Gambas:Video 20detik]
(khq/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT