ADVERTISEMENT

Kenapa Pengembangan Usaha Diperlukan? Kenali Jenis, Aspek, dan Strateginya

Anindyadevi Aurellia - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 17:10 WIB
Ilustrasi pengembangan usaha.
Foto: Freepik
Jakarta -

Sebagai seorang pengusaha, kita perlu mengembangkan usaha agar lebih fokus dan mampu membidik pasar yang luas. Dalam praktiknya, hal ini bukanlah hal yang mudah.

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai pengembangan usaha, dilansir berbagai literatur.

Mengapa Pengembangan Usaha Perlu Dilakukan

Menurut Amiruddin dan Machasin dalam buku Strategi Pemasaran dan Pemberdayaan UMKM pada Masa Covid-19, rencana pengembangan usaha bertujuan untuk meningkatkan usaha dari berbagai sisi. Seperti peningkatan penjualan, peningkatan keuntungan, perluasan jaringan, pengenalan produk usaha yang semakin luas, dan berbagai peningkatan lainnya.

Perlu adanya evaluasi usaha atau suatu aktivitas untuk melakukan analisis kinerja suatu usaha. Nantinya evaluasi ini akan mengarahkan pada suatu pengembangan usaha.

Dalam kewirausahaan perlu adanya pengembangan usaha, yang dapat membantu para wirausahawan untuk mendapatkan ide dalam pembuatan produk yang akan dijual. Dalam proses pengembangan usaha perlu beberapa sifat usahawan sejati seperti ketekunan, berani mengambil resiko, terampil, tidak mudah putus asa, memberi pelayanan yang terbaik kepada konsumen, dan sabar.

Jenis Pengembangan Usaha

Dalam buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK/MAK Kelas XIII Semester 1 oleh Ir. Hieronymus Budi Santoso, tertuang pendapat Subagyo dan Humaizar. Tertulis bahwa Subagyo menjelaskan terdapat dua jenis pengembangan yakni pengembangan usaha vertikal dan pengembangan usaha horizontal.

  1. Pengembangan vertikal adalah pengembangan usaha dengan cara menciptakan inti usaha baru yang masih berkaitan dengan usaha utama secara langsung.
  2. Pengembangan horizontal adalah pengembangan usaha baru dengan tujuan menguatkan usaha utama agar memperoleh keunggulan kooperatif yang tidak berkaitan dengan bisnis inti secara linier.

Sementara menurut Humaizar, ada tiga jenis pengembangan usaha dilihat dari caranya.

  1. Perluasan ke hulu atau ke hilir. Maksudnya, pengembangan usaha dilakukan berdasarkan posisi usaha. Apabila saat ini usaha berada di hulu maka arah pengembangan dilakukan ke arah hilir, begitu sebaliknya.
  2. Diversifikasi usaha, yakni pengembangan usaha di beragam sektor.
  3. Franchise, yaitu menjual bisnis dengan menjual hak paten atas produk atau jasa dan konsep penjualannya.

Aspek Pengembangan Usaha

Pengembangan usaha terdiri atas aspek strategi, manajemen pemasaran, dan penjualan. Seperti yang dijelaskan dalam buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK/MAK Kelas XIII Semester 2 oleh Ir. Hieronymus Budi Santoso sebagai berikut:

a. Contoh Aspek Strategi

  • Meneliti jenis usaha baru dengan penekanan pada identifikasi kesenjangan yang ada atau diharapkan oleh konsumen.
  • Menciptakan pasar baru.
  • Menciptakan produk baru dengan karakteristik yang menarik konsumen.

b. Contoh Aspek Manajemen Pemasaran

  • Menembus dan menguasai pangsa pasar.
  • Mengolah situasi atau peluang pasar yang ada dengan teliti.

Strategi Pengembangan Usaha

Jika ditinjau dari jenis pengembangannya, maka bisa dibagi menjadi beberapa strategi berikut disitat dari buku Dasar Dasar Kewirausahaan oleh Hendro:

a. Mengembangkan Pasar dari Sisi Produknya

Produk merupakan hal pertama akan diperkenalkan sehingga jika dikembangkan akan membuat sebuah merek tumbuh. Sehingga masalah profitabilitas (kemampuan mendapatkan laba) serta kualitasnya dapat diterima di pasar, seperti:

  • Memperkaya variasi produk.
  • Membuat segmentasi produk.
  • Membuat kelompok berdasarkan bahan produk.
  • Membuat kelompok produk berdasarkan fungsinya.
  • Menentukan produk baru dengan pasar yang berkembang dan bervariasi.

b. Mengembangkan Pasar dari Sisi Sistem Penjualannya

Banyak strategi mengembangkan pasar yang dilakukan mengembangkan sistem penjualannya, antara lain:

  • Mengembangkan distribusi seperti outlet, agen, atau sejenisnya.
  • Mengembangkan melalui kerja sama dengan vendor lain.
  • Melakukan kerja sama distribusi dengan perusahaan lain.
  • Mencari agen-agen penjualan di kota-kota besar untuk mengembangkan pasarnya.

c. Mengembangkan Sistem Jaringan Pemasaran dengan Pihak Lain

  • Membuat jaringan pemasaran secara berjenjang yang membuat konsumen sebagai pemasar dan distributor sekaligus.
  • Membuat, menyusun, merencanakan sistem franchising dengan menjual jaringan, standar operasional, merek produk, nama perusahaan, popularitas, dan lainnya.
  • Kerja sama operasional atau outsourcing untuk bagian dari kegiatan pemasaran.

d. Menggabungkan Bisnis yang Lain dalam Satu Industri

Cara yang tepat untuk memperbesar pasar bila modalnya cukup dan ingin cepat menjadi besar adalah:

  • Akuisisi atau mengambil alih bisnis lain, sehingga secara otomatis pasar dari perusahaan yang diakuisisi menjadi milik perusahaan pembeli.
  • Merger yakni menggabungkan dua badan usaha atau lebih yang setara kekuatannya.

Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai pengembangan usaha. Sebagai seorang pebisnis, kamu harus punya taktik dalam mengembangkan usahamu agar tidak kalah dari pesaing. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!



Simak Video "Gen Z Hati-hati! Ada Resesi"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT