ADVERTISEMENT

Aspek Pasar dan Pemasaran, Perbedaan Serta Penjelasan Singkatnya

ilham fikriansyah - detikFinance
Jumat, 23 Sep 2022 13:24 WIB
Ilustrasi beda aspek pasar dan pemasaran.
Foto: Y K/Unsplash
Jakarta -

Dalam menjalankan sebuah usaha, detikers pasti pernah mendengar tentang aspek pasar dan pemasaran. Sebab, pasar dan pemasaran merupakan rangkaian yang tak bisa dipisahkan antara satu sama lain.

Karena pasar dan pemasaran saling ketergantungan dan saling mempengaruhi satu sama lain. Pasar akan selalu berdampingan oleh pemasaran dan setiap kegiatan pemasaran adalah untuk menciptakan pasar. Meski begitu, keduanya mempunyai fungsi yang berbeda lho.

Lantas, apa yang membedakan antara pasar dan pemasaran? Biar nggak bingung, simak penjelasannya secara lengkap mengenai pasar dan pemasaran dalam artikel berikut ini.

Aspek Pasar Adalah

Menurut Suratman (2002), aspek pasar adalah aspek paling utama dan pertama yang dilakukan dalam pengkajian usulan proyek investasi, dengan alasan tidak akan mungkin suatu proyek didirikan dan dioperasikan bila tidak ada pasar yang siap menerima produk perusahaan tersebut. Dengan begitu, aspek pasar bertujuan untuk mengetahui seberapa besar luas pasar, pertumbuhan permintaan, market share (pangsa pasar), kondisi persaingan, dan siklus hidup dari produk yang sama.

Jadi secara garis besar, aspek pasar membahas tentang seberapa besar permintaan, penawaran, serta harga dari suatu produk. Adapun beberapa hal yang perlu diketahui dan dipelajari dalam aspek pasar yaitu penawaran, permintaan, bentuk pasar, serta mengukur dan meramalkan permintaan.

Apa Perbedaan Aspek Pasar dan Pemasaran?

Di dalam studi kelayakan bisnis terdapat aspek pasar dan pemasaran. Meski keduanya saling terhubung satu sama lain, namun terdapat sejumlah perbedaan. Lantas apa yang membedakan di antara keduanya?

Dijelaskan dalam e-Jurnal Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, aspek pasar adalah salah satu aspek yang berkenaan mengenai kondisi pasar dari bidang usaha yang dijalankan. Selain itu, aspek ini masuk ke dalam urutan pertama jika akan menyusun suatu laporan studi kelayakan bisnis.

Sementara menurut Kotler dan Keller (2007), pemasaran adalah suatu rangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan, dan aturan yang menjadi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan pesaing yang selalu berbeda.

Pemasaran merupakan suatu proses sosial manajerial yang di dalamnya terdapat individu dan kelompok, lalu mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Konsep ini yang mendasari definisi pemasaran di antaranya kebutuhan (need), keinginan (want), dan permintaan (demand).

Aspek Pasar

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, aspek pasar masuk ke dalam urutan pertama apabila sedang menyusun laporan studi kelayakan bisnis. Oleh karena itu, terdapat beberapa pertanyaan mendasar mengenai aspek pada bisnis yang akan dijalankan. Pertanyaan yang mendasar sebagai berikut.

1. Berapa jumlah market potensial yang tersedia?

Untuk mengetahui berapa market potensial yang tersedia, maka detikers bisa menggunakan sejumlah informasi yang telah tersedia. Jadi sebelum membuka usaha, para pemiliknya harus melakukan perbandingan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan usaha yang akan akan dikelolanya.

Sebagai contoh, apabila akan membuka usaha rumah makan Bakmi Jawa, tentunya pasar potensial yang tersedia sangat banyak mulai dari masyarakat yang berusia 50 tahun ke atas sampai dengan anak muda.

2. Berapa market share yang tersedia?

Untuk mengetahui seberapa banyak market share yang tersedia, detikers bisa melakukan pengamatan terhadap siapa saja yang bisa atau mungkin dapat membeli produk yang dihasilkan, dengan mengetahui perbandingan yang ada di dalam market potensial.

Misalnya, detikers akan membuka usaha rumah makan Bakmi Jawa, usahakan memiliki tempat usaha yang strategis sehingga mudah diakses serta memiliki cita rasa tersendiri. Sebab, tidak semua orang yang lewat atau tinggal di lingkungan sekitar akan selalu membeli Bakmi Jawa setiap hari dan merasa cocok dengan cita rasa tersebut.

3. Apa strategi yang akan digunakan?

Untuk mengetahui strategi apa yang akan digunakan, kamu bisa menerapkan strategi Marketing Mix yang di titik beratkan kepada product life cycle atau keberlangsungan hidup produk yang dihasilkan. Strategi ini bisa digunakan bila sebuah usaha sudah menjadi dominan menguasai pasar.

Meski mendominasi, bukan berarti usaha yang dijalankan tidak ada pesaing. Justru malah sebaliknya, dalam jangka waktu dekat pasti akan muncul pesaing dengan menawarkan produk yang sama. Dan kalau pesaing ini dibiarkan saja, maka pangsa pasar yang kecil itu akan dimanfaatkan oleh pesaing sebagai senjata untuk merebut market potensial dari usaha yang sudah dominan tersebut.

Sebagai contoh, rumah makan Bakmi Jawa yang detikers sudah kelola mulai terkenal dan memiliki banyak pelanggan setiap harinya. Sayangnya, seiring meningkatnya jumlah pelanggan tak diiringi dengan renovasi rumah makan, sehingga para pelanggan sering berdesakan dan kepanasan ketika menyantap makanan.

Apabila ada pesaing yang membuka usaha rumah makan Bakmi Jawa dengan cita rasa yang lebih nikmat serta tempat yang lebih luas dan nyaman, maka tidak menutup kemungkinan lama kelamaan usaha Bakmi Jawa milik detikers mulai ditinggalkan oleh para pelanggan. Sebab, konsumen telah menemukan rumah makan Bakmi Jawa yang lebih lezat dan tempat yang nyaman.

Aspek Pemasaran

Pemasaran merupakan suatu proses sosial dan manajerial yang mana baik individu maupun kelompok dapat memperoleh apa yang mereka butuhkan dengan cara melakukan pertukaran produk maupun nilai dengan pihak lainnya. Ada sejumlah hal pokok yang penting untuk dianalisis dalam aspek pemasaran, yakni sebagai berikut.

1. Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah pembagian pasar ke dalam beberapa kelompok pembeli yang berbeda, di mana setiap kelompok tentunya mempunyai atau memerlukan produk dan marketing mix yang berbeda juga. Beberapa aspek seperti geografis, demografi, psikografis, dan perilaku merupakan sejumlah aspek utama di dalam segmentasi pasar.

2. Sasaran Pasar Analisis

Dalam hal ini, sasaran pasar analisis dapat dilakukan dengan cara menelaah tiga faktor penting dalam aspek pemasaran yaitu ukuran dan pertumbuhan segmen, seberapa menariknya struktural di dalam segmen, serta sasaran dan sumber daya.

3. Menentukan Posisi Pasar

Untuk menentukan posisi pasar, detikers dapat mengikuti tiga langkah berikut mulai dari mengidentifikasi keunggulan kompetitif, memilih keunggulan kompetitif, serta mewujudkan dan mengkomunikasikan posisi.

4. Analisis Persaingan Pasar

Terakhir, di dalam menetapkan strategi pemasaran kompetitif yang efektif, kamu harus melakukan studi kelayakan bisnis. Hal ini tentunya agar detikers bisa mencermati produk, harga, saluran distribusi, dan juga promosi yang dilakukan oleh para pesaing.

Menurut Yanuar (2016), ada sejumlah langkah yang bisa diambil dalam menganalisis persaingan pasar yaitu mengidentifikasi para pesaing, menentukan sasaran para pesaing, dan mengidentifikasi para pesaing.

Nah itu dia detikers penjelasan mengenai aspek pasar dan pemasaran beserta dengan perbedaan dan juga penjelasan singkatnya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers, terutama bagi kamu yang sedang mempelajari studi kelayakan bisnis untuk mendirikan usaha.



Simak Video "Mengenal Bagan, Alat Tangkap Ikan Nelayan Anambas"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT