ADVERTISEMENT

50 Istilah Bisnis yang Sering Digunakan dan Wajib Diketahui

Debora Danisa Kurniasih Perdana Sitanggang - detikFinance
Jumat, 30 Sep 2022 04:30 WIB
business background of businessman having handshake
Foto: Getty Images/iStockphoto/Mongkolchon Akesin
Jakarta -

Ketika menjalankan suatu kegiatan atau berkecimpung dalam bidang tertentu, kita pasti menemukan istilah-istilah yang unik dan sering digunakan dalam bidang tersebut. Termasuk dalam urusan bisnis.

Ada banyak istilah yang kerap digunakan dalam berbisnis. Jika Anda berkomitmen untuk membangun usaha khususnya yang berkaitan dengan marketing secara online, maka Anda perlu mengetahui istilah-istilah ini.

Artikel ini memuat deretan istilah yang akan sering Anda temukan dalam menjalankan bisnis. Simak daftarnya berikut ini, mengutip Kamus Istilah Ekonomi dan Bisnis oleh Henricus W Ismanthono dan Kamus Istilah Ekonomi Kemdikbud dalam repositori.kemdikbud.go.id.

Daftar Istilah Bisnis yang Sering Digunakan

1. Above-the-Line

Istilah untuk menunjukkan suatu keuntungan, misalnya gross-profit atau keuntungan sebelum dikurangi pajak; istilah untuk ajang promosi melalui media yang memberikan komisi atau fee kepada agen perusahaan penyedia iklan.

2. Account

Catatan atau daftar transaksi finansial yang berhubungan dengan suatu aset atau kewajiban seseorang atau perusahaan terhadap orang lain atau perusahaan lain selama mereka saling melakukan bisnis.

3. Acquisition/Akuisisi

Pengambilalihan perusahaan oleh perusahaan lain melalui pembelian saham.

4. Added Value

Nilai tambah dari suatu komoditi setelah mengalami proses produksi di pabrik, misalnya kursi rotan memiliki added value lebih tinggi daripada rotan saja.

5. Affiliate

Orang yang membantu menjual produk orang lain dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang mereka hasilkan.

6. Affiliate Marketing

Pemasaran yang dilakukan oleh affiliate untuk memasarkan produk/jasa, biasanya dilakukan di internet.

7. Affiliate Program

Sebuah model bisnis yang membayar komisi kepada seseorang yang berhasil mendapatkan penjualan untuk pemilik produk/jasa melalui link khusus.

8. Amortization/Amortisasi

Pengertian yang digunakan dalam kebijakan pengurangan utang, di mana berlaku kewajiban pembayaran kembali cicilan pokok dan bunga secara berkala dalam jumlah tertentu selama jangka waktu tertentu, sehingga total utang dan bunga tersebut bisa terbayar saat jangka waktu berakhir.

9. Annual Report

Laporan keuangan dalam jangka waktu satu tahun dan telah mendapat persetujuan pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

10. Appreciation

Kenaikan nilai tukar suatu mata uang terhadap mata uang lain yang terjadi di pasar.

11. Arbitrage

Pembelian saham milik suatu perusahaan yang mungkin akan diambil alih. Pembelinya disebut arbitrager.

12. Arbitration

Penyelesaian masalah bisnis oleh pihak ketiga tanpa melibatkan tindakan hukum, biasanya dilakukan oleh seorang yang ahli di bidangnya, tidak memihak, dan akan mendengarkan keterangan kedua belah pihak.

13. Asset/Aset

Aktiva atau harta benda dari suatu bisnis atau lembaga termasuk perbankan dan perorangan yang mempunyai nilai komersial atau nilai pertukaran.

14. Asset Recovery

Pemulihan aset suatu perusahaan dengan cara membeli kembali aset yang telat dijual.

15. Associate

Sinonim dari affiliate.

16. Authorization

Istilah yang merujuk pada pemegang kartu kredit yang memiliki kredit cukup untuk melakukan pembelian.

17. B2B/BtoB

Business to Business; konsep (tataran) hubungan komunikasi bisnis dengan memanfaatkan jasa internet (e-commerce); perdagangan yang dilakukan antara sesama pelaku bisnis.

18. B2C/BtoC

Business to Consumers; perdagangan yang dilakukan antara pelaku bisnis dan konsumen.

19. B2G/BtoG

Business to Government; perdagangan yang dilakukan antara pelaku bisnis dan pemerintah.

20. Branding

Proses memberikan makna tertentu terhadap organisasi, perusahaan, produk atau layanan dengan membentuk dan menciptakan citra baik dalam benak konsumen.

21. Brand Image

Citra yang dilekatkan pada merek dengan berbagai upaya seperti promosi dan kampanye tematik.

22. Bundling

Kerja sama dalam dunia bisnis khususnya marketing, penjualan produk agar produk mereka diterima pasar.

23. Business Partnership

Kerja sama saling menguntungkan antara pengusaha besar dan kecil, di mana masing-masing pihak yang bermitra sebaiknya berada pada posisi tawar yang seimbang.

24. Capacity Building

Kemampuan dasar seseorang dengan profesi tertentu.

25. Capital Market

Pasar di mana dana modal, yakni utang dan ekuitas, diperdagangkan, termasuk di dalamnya penempatan pribadi sumber-sumber utang dan ekuitas, serta pasar-pasar dan bursa-bursa terorganisasi.

26. Captive Market

Pangsa pasar yang benar-benar sudah dikuasai oleh suatu produsen atau pangsa pasar yang disediakan pemerintah untuk melindungi usaha nasional berskala kecil.

27. Klien

Pihak yang menggunakan jasa perusahaan.

28. Co-branding

Permohonan menempatkan logo, nama perusahaan, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan merek produk/perusahaan pada sebuah produk atau situs.

29. Conversion Rate

Persentase pengunjung sebuah website yang memiliki keinginan untuk melakukan tindakan seperti mengklik, registrasi, berlangganan atau subscribe, membeli produk, dan sebagainya.

30. Cost-Per-Action (CPA)

Biaya yang dibebankan kepada pengiklan atau advertiser untuk setiap pengunjung website yang melakukan beberapa aksi spesial dalam merespon sesuatu di luar ikan, seperti menjadi pelanggan newsletter.

31. Cost-Per-Click (CPC)

Biaya yang dikeluarkan untuk setiap klik pada link iklan PPC atau pay-per-click.

32. Defisit

Jumlah yang menciutkan modal perusahaan; hasil operasi perusahaan yang negatif.

33. Deflasi

Keadaan perekonomian suatu negara yang mengalami kegoncangan karena jumlah barang yang beredar lebih banyak daripada uang sehingga harga barang-barang menurun.

34. Depreciation / Penyusutan

Berkurangnya nilai/manfaat/guna terutama dari alat-alat produksi.

35. Diferensiasi Produk

Pembedaan yang dilakukan terhadap produk misalnya dengan memberikan merek kepada produk dan melancarkan iklan yang intensif dengan penekanan bahwa produk perusahaannya lebih unggul daripada produk pesaing.

36. Dividen

Bagian laba atau pendapatan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham berdasarkan keputusan rapat para pemegang saham.

37. Equity/Ekuitas

Kekayaan; hak atas tuntutan terhadap aktiva-pasiva. Pemegang hak bisa kreditur, partner, atau pemiliknya.

38. Evaluasi

Penilaian dan pengamatan kembali atas apa yang telah dikerjakan atau dilakukan selama proses produksi.

39. Fluktuasi Harga

Gejala yang menunjukkan naik-turunnya harga di pasaran.

40. Harga Pokok

Harga suatu produk/jasa/proses produksi yang meliputi semua unsur/faktor biaya yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau jasa tersebut.

41. Inflasi

Keadaan perekonomian suatu negara yang mengalami kegoncangan moneter karena uang yang beredar di masyarakat lebih banyak daripada barang sehingga mengakibatkan harga barang-barang meningkat.

42. Investasi

Penanaman modal yang pada umumnya dikenal sebagai pembelian aktiva dalam perusahaan, misalnya investasi dalam mesin, gedung, dan peralatan lainnya. Investasi perorangan adalah saham, obligasi, rumah, tanah, dan lain-lain.

43. Invoice/Faktur

Dokumen yang mencantumkan kuantitas, harga, syarat-syarat, cara penyerahan, dan detail lain mengenai barang-barang yang dijual atau jasa yang diberikan.

44. Komisi

Pembayaran kepada pegawai atau agen karena jasa yang telah diberikannya, bertalian dengan penjualan, pembelian, penagihan, atau jenis transaksi niaga lainnya.

45. Komoditi

Barang dagangan utama atau bahan pokok.

46. Kredit

Uang yang dipinjamkan dengan janji dibayar menurut ketentuan, misalnya kredit yang diberikan oleh suatu bank kepada nasabah. Kredit juga merupakan suatu pencatatan pembukuan yang menyatakan pengurangan atau pemusnahan aktiva atau biaya atau pengadaan/penambahan utang.

47. Laba/Profit

Selisih yang positif/menguntungkan antara hasil penjualan dan harga pokok produksi.

48. Likuidasi

Cair dalam arti kata mudah ditukarkan atau diuangkan. Likuiditas bank adalah kemampuan bank setiap waktu untuk membayar utang-utang jangka pendek jika tiba-tiba ditagih.

49. Manajemen

Otorisasi pimpinan puncak atau pimpinan menengah yang meliputi kombinasi dua bidang; kebijaksanaan dan administrasi dalam arti luas untuk mencapai tujuan perusahaan.

50. Neraca

Satu ikhtisar keuangan yang melaporkan aktiva dan modal perusahaan pada saat tertentu. Aktiva dimasukkan di sebelah kiri dan modal di sebelah kanan dalam neraca.

Demikian 50 istilah bisnis yang sering digunakan dan wajib diketahui oleh pelaku bisnis. Istilah mana yang sudah familier bagi Anda? Semoga bermanfaat, detikers.



Simak Video "Meraup Jutaan Rupiah dari Budidaya Anggrek"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT