7P Dalam Pemasaran: Apa Itu, Konsep, dan Contohnya

ADVERTISEMENT

7P Dalam Pemasaran: Apa Itu, Konsep, dan Contohnya

Adelaide Wreta - detikFinance
Jumat, 30 Sep 2022 05:10 WIB
Ilustrasi 7P dalam pemasaran.
Foto: Icons8 Team/Unsplash
Jakarta -

Dalam suatu pemasaran usaha atau bisnis, terdapat konsep 7P. Konsep 7P merupakan strategi atau sejumlah hal yang perlu diperhatikan perusahaan untuk meraih pemasaran atau marketing yang maksimal dan meraih keuntungan besar. Apa saja elemen yang terkandung dalam konsep 7P? Simak artikel berikut ini untuk penjelasannya!

Apa itu 7P Dalam Pemasaran

Mengutip Oxford College of Marketing, 7P adalah bagian dari campuran pemasaran atau marketing. Campuran marketing ini mengacu pada taktik yang perusahaan miliki untuk memuaskan kebutuhan pelanggan dan memposisikan penawaran perusahaan dengan jelas di benak pelanggan. Hal ini melibatkan 7P, yakni Product (produk), Price (harga), Place (tempat), Promotion (promosi), People (orang), Process (proses), dan Physical Evidence (bukti fisik).

Konsep dari 7P Dalam Pemasaran

Sesuai namanya, ada tujuh konsep atau elemen yang terkandung dalam 7P sebagai suatu pemasaran menurut Oxford College of Marketing, yaitu:

1. Product (Produk)

Hal ini mengacu pada apa yang dihasilkan perusahaan (apakah itu produk atau layanan, atau kombinasi keduanya) dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan inti pelanggan, misalnya kebutuhan akan transportasi dipenuhi dengan mobil.

Tantangannya adalah menciptakan dan menawarkan keunikan atau keunggulan tersendiri dalam kebutuhan tersebut. Ketika meningkatkan penawaran produk, pertimbangkan nilai yang dapat ditambahkan dan diferensiasi dicapai dengan jaminan, garansi, dan aplikasi yang ramah pengguna atau konten digital seperti video yang membantu pengguna untuk memaksimalkan produk.

2. Price (Harga)

Price atau harga merupakan satu-satunya elemen penghasil pendapatan dari semua aktivitas pemasaran lainnya. Penting untuk mendapatkan harga yang tepat agar tidak hanya menutupi biaya pengeluaran, tetapi juga menghasilkan keuntungan!

Sebelum menetapkan harga, perusahaan perlu meneliti informasi apa saja yang bersedia dibayar oleh pelanggan dan mendapatkan pemahaman tentang permintaan untuk produk atau layanan tersebut di pasar karena harga juga merupakan indikasi kuat dari posisi di pasar terhadap pesaing (harga rendah = merek bernilai). Harga perlu ditetapkan dengan mempertimbangkan pesaing juga.

3. Place (Tempat)

Konsep tempat merupakan lokasi pelanggan melakukan pembelian. Tempat yang dimaksud dapat berupa aplikasi, situs web, atau toko fisik. Perusahaan perlu mempertimbangkan tempat seperti apa yang sesuai dengan target konsumennya. Namun, perusahaan juga perlu mengaitkannya dengan perantara yang ada, seperti logistik, gudang penyimpanan, dan transportasinya.

4. Promotion (Promosi)

Promosi merupakan tahap penting dalam bisnis untuk mengkomunikasikan kepada pelanggan terkait eksistensi produk dengan berbagai keunggulan dan harga yang menarik. Tanpa promosi, pelanggan tidak akan mengetahui itu semua.

Alat untuk melakukan promosi berbeda-beda, dapat berupa media sosial, promosi langsung dari tangan ke tangan, dan lainnya. Pilihlah media yang paling efektif menjangkau audiens dalam jumlah besar.

5. People (Orang)

Karyawan perusahaan memiliki peran besar dalam berinteraksi dengan pelanggan, menerima dan memproses pertanyaan, pesanan, dan keluhan mereka secara langsung melalui obrolan online, di media sosial atau melalui pusat panggilan. Mereka berinteraksi dengan pelanggan sepanjang hari dan menjadi 'wajah' organisasi bagi pelanggan. Pengetahuan mereka tentang produk dan layanan perusahaan serta cara menggunakannya, kemampuan mereka untuk mengakses informasi yang relevan serta pendekatan dan sikap mereka sehari-hari perlu dioptimalkan.

6. Process (Proses)

Semua perusahaan ingin menciptakan perjalanan yang lancar, efisien, dan ramah pelanggan. Hal ini tidak dapat dicapai tanpa proses yang tepat di belakang layar untuk mewujudkannya. Memahami langkah-langkah perjalanan pelanggan, mulai dari mengajukan pertanyaan secara online hingga meminta informasi dan melakukan pembelian dapat membantu perusahaan untuk mempertimbangkan proses apa yang perlu dilakukan untuk memastikan pelanggan memiliki pengalaman yang positif.

7. Physical Evidence (Bukti Fisik)

Bukti fisik memberikan isyarat nyata tentang kualitas pengalaman yang ditawarkan perusahaan. Hal ini dapat berguna ketika pelanggan belum pernah membeli produk atau layanan dari suatu perusahaan sebelumnya dan membutuhkan jaminan atau diharapkan untuk membayar layanan sebelum dikirim.

Contoh 7P dalam pemasaran

Setelah mengenal berbagai elemen dalam 7P, penting untuk mengetahui apa saja contoh nyata yang dapat dijadikan petunjuk. Berikut adalah contoh-contohnya:

1. Product (Produk)

Contoh produk dalam konsep 7P adalah suatu merek minuman ternama didirikan khusus untuk membuat kopi dan minuman nonkopi berkualitas baik yang dapat diakses oleh siapapun. Merek tersebut sangat terfokus pada produk dan kualitas produknya yang diberikan kepada pelanggan.

2. Price (Harga)

Ada beberapa model penetapan harga. Salah satu strategi penetapan harga yang sering digunakan adalah strategi penetapan harga kompetitif, seperti yang digunakan oleh suatu merek minuman soda. Tujuan utama merek minuman tersebut adalah menembus pasar dan mencapai pangsa pasar tertinggi tanpa mengorbankan basis pelanggan dan posisi produknya. Dengan demikian, perusahaan membebankan biaya kepada konsumennya, sama seperti pesaingnya.

3. Place (Tempat)

Contoh dari elemen tempat adalah banyaknya cabang suatu merek burger cepat saji di seluruh dunia. Hampir setiap negara di dunia memiliki waralaba merek ini atau mengetahuinya. Setiap negara juga memiliki menu yang unik dengan jaminan standar makanan yang lezat, disajikan dengan cepat, dengan harga murah.

4. Promotion (Promosi)

Ada banyak contoh terkait bagaimana kegiatan promosi membedakan suatu produk dari para pesaingnya di industri. Salah satunya promosi yang menarik adalah peluncuran suatu smartphone pada 2014 sebagai toko pop-up bawah air.

5. People (Orang)

Sejumlah hotel ternama dikenal karena orang-orang yang bekerja di sana berdedikasi besar dalam melayani konsumen. Hotel-hotel tersebut memantapkan diri mereka dan membangun basis pelanggan setia karena jenis orang yang mereka pekerjakan.

6. Process (Proses)

Pada konsep process, kita dapat menggunakan suatu merek minuman ternama yang memiliki begitu banyak cara berbeda dalam beroperasi, mulai dari usaha patungan, operasi lisensi toko ritel, hingga akun layanan makanan, tergantung di negara mana mereka beroperasi. Mereka memiliki situs web interaktif untuk mengumpulkan feedback dan saran pelanggan untuk perkembangan yang lebih baik lagi.

7. Physical Evidence (Bukti Fisik)

Contoh dari physical evidence adalah ketika kendaraan pengiriman suatu kurir memiliki warna yang mencolok, yaitu warna ungu dan oranye. Hal ini membedakan sang ekspedisi dari ekspedisi lainnya.

Itulah penjelasan mengenai 7P, yaitu bagian dari campuran pemasaran atau marketing. 7P terdiri dari tujuh elemen, yaitu product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Ketujuh elemen ini merupakan satu kesatuan yang perlu dipertimbangan dan sulit dipisahkan untuk dapat meraih potensi pemasaran atau marketing terbaik.



Simak Video "Hutama Karya Kembangkan Kompos dari Maggot di JTTS"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT