ADVERTISEMENT

Anggaran Penjualan: Manfaat, Jenis, dan Cara Menyusunnya

ilham fikriansyah - detikFinance
Sabtu, 08 Okt 2022 04:15 WIB
Ilustrasi anggaran penjualan.
Foto: Markus Winkler/Unsplash
Jakarta -

Apabila detikers tengah menjalankan sebuah bisnis tentunya membutuhkan anggaran penjualan. Dengan dibuatnya anggaran penjualan yang rinci, hal ini dapat membantu perusahaan dalam memasarkan produk-produknya lebih luas lagi.

Tanpa adanya anggaran penjualan, lantas usaha milik detikers tidak akan bergerak maju. Pada akhirnya, lama kelamaan bisnis yang dikelola bisa merugi dan paling terburuk mengalami bangkrut.

Lantas, apa sih manfaat dari dibuatnya anggaran penjualan? Lalu bagaimana menyusun anggaran penjualan yang benar? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel di bawah ini yuk detikers.

Pengertian Anggaran Penjualan

Dijelaskan dalam buku Ajar Anggaran Perusahaan oleh Irma Yunita, anggaran penjualan merupakan dasar utama dalam penyusunan anggaran-anggaran yang lainnya. Dalam hal ini, anggaran penjualan memuat konsep barang atau jasa yang akan dijual, biaya produksi, dan harga dari suatu produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.

Lalu menurut M Munandar (2001), anggaran penjualan adalah anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang penjualan perusahaan selama periode yang akan datang, yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis (kualitas), jumlah (kuantitas) harga barang yang akan dijual, waktu penjualan, dan tempat (daerah) penjualannya.

Sementara menurut Moekijat (2000) anggaran penjualan adalah suatu perkiraan yang layak tentang volume penjualan yang diharapkan. Secara sederhana, anggaran merupakan suatu rencana yang dinyatakan dalam bentuk kuantitatif pada periode tertentu.

Manfaat Memiliki Anggaran Penjualan

Menyusun anggaran penjualan secara rinci ternyata memiliki banyak manfaat dalam mengelola perusahaan lho detikers. Menurut Welsch Hilton dan Gordon (2000), berikut ini sejumlah manfaat yang didapat dengan memiliki anggaran penjualan:

  1. Untuk mengurangi ketidakpastian tentang pendapatan di masa yang akan datang.
  2. Untuk memasukan kebijakan dan keputusan manajemen ke dalam proses perencanaan.
  3. Untuk memberikan informasi penting bagi pembentukan elemen lain dari rencana laba yang menyeluruh
  4. Untuk memudahkan pengendalian manajemen atas kegiatan penjualan yang dilakukan.

Jenis Anggaran Penjualan

Sebelum menyusun anggaran penjualan, sebaiknya ketahui dulu macam-macam jenis anggaran penjualan saat ini. Seperti yang dijelaskan dalam buku Penganggaran Perusahaan oleh Hartirini Warnaningtyas dan Ahadiati Rohmatiah, berikut jenis-jenis anggaran penjualan:

  1. Anggaran penjualan berdasarkan atas jenis barang dan waktu penjualan.
  2. Anggaran penjualan berdasarkan atas jenis barang dan daerah penjualan.
  3. Anggaran penjualan berdasarkan atas jenis barang, daerah penjualan, dan waktu penjualan.

Komponen Penyusun Anggaran Penjualan

Penyusunan konsep anggaran penjualan dapat mencakup segala kegiatan dalam hal penjualan. Komponen pokok dalam konsep anggaran penjualan sendiri adalah dasar dari penyusunan anggaran dan menyusun anggaran penjualan.

Seperti yang dijelaskan dalam buku Anggaran Sebagai Alat Bantu Manajemen oleh Justine T Sirait, berikut komponen penyusunan anggaran penjualan:

1. Dasar-dasar Penyusunan Anggaran

  • Menyusun tujuan perusahaan
  • Menyusun strategi perusahaan
  • Menyusun peramalan/prediksi penjualan

2. Menyusun Anggaran Penjualan

  • Anggaran promosi dan advertensi (iklan)
  • Anggaran biaya-biaya penjualan
  • Rencana pemasaran

Dalam melakukan penyusunan anggaran penjualan, detikers juga perlu mempertimbangkan sejumlah faktor mulai dari karakteristik pasar yang dihadapi perusahaan, kemampuan finansial, keadaan personalia, dan dimensi waktu.

1. Karakteristik Pasar yang Dihadapi Perusahaan

  • Luas pasar (lokal, nasional, dan lain sebagainya)
  • Keadaan persaingan (monopoli, perdagangan bebas, dan lain-lain)
  • Kemampuan pasar untuk menyerap barang
  • Keadaan/sifat konsumen (konsumen akhir dan konsumen industri)

2. Kemampuan Finansial

  • Kemampuan membiayai penelitian pasar
  • Tersedianya modal kerja yang cukup
  • Kemampuan membeli bahan mentah untuk dapat memenuhi target penjualan

3. Keadaan Personalia

  • Ketersediaan tenaga kerja (cukup, kurang, atau jumlahnya lebih)
  • Kemampuan tenaga kerja yang tersedia untuk melakukan tugasnya sesuai target perusahaan

4. Dimensi waktu

Dalam hal ini, perusahaan perlu mempertimbangkan hingga berapa lama rencana yang telah disusun masih reliable (dapat diandalkan). Sebab jika membuat rencana terlalu awal, maka kemungkinan akan terjadi perubahan keadaan dalam kurun waktu yang akan datang.

Cara Menyusun Anggaran Penjualan

Ada sejumlah langkah yang perlu diperhatikan dalam menyusun anggaran penjualan. Lantas bagaimana cara menyusun anggaran penjualan yang tepat? Dijelaskan dalam buku Anggaran Sebagai Alat Bantu Manajemen oleh Justine T Sirait, berikut caranya:

1. Penentuan Dasar-dasar Anggaran

  • Menentukan tujuan umum dan tujuan khusus
  • Menentukan strategi pemasaran yang dipakai
  • Menentukan relevant variable yang mempengaruhi penjualan

2. Penyusunan Rencana Penjualan

  • Analisis ekonomi
  • Melakukan analisis industri
  • Melakukan analisis prestasi penjualan yang lalu
  • Analisis penentuan prestasi penjualan di masa mendatang
  • Menyusun peramalan penjualan, yakni meramalkan jumlah penjualan yang diharapkan dengan anggapan segala sesuatu berjalan sama seperti masa lalu
  • Menentukan jumlah penjualan yang dianggarkan
  • Menghitung anggaran rugi laba
  • Mengkombinasikan rencana penjualan yang telah disetujui pada pihak lain yang memiliki kepentingan.

Nah itu dia detikers penjelasan mengenai anggaran penjualan beserta dengan manfaat, jenis, komponen penyusun, dan cara menyusunnya. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat terutama bagi kamu yang tengah belajar menyusun anggaran penjualan.



Simak Video "Meraup Jutaan Rupiah dari Budidaya Anggrek"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT