12 Manfaat Laporan Keuangan Bagi Bisnis dan Investor

ADVERTISEMENT

12 Manfaat Laporan Keuangan Bagi Bisnis dan Investor

Debora Danisa Kurniasih Perdana Sitanggang - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 04:35 WIB
Ilustrasi laporan keuangan.
Foto: Scott Graham/Unsplash
Jakarta -

Dalam menjalankan bisnis, pelaku usaha atau perusahaan sudah pasti memerlukan laporan keuangan. Tanpa adanya laporan keuangan, pelaku usaha akan sulit melakukan perhitungan dan mengetahui apakah usahanya sudah berhasil atau belum.

Selain untuk mengetahui keuntungan atau kerugian, laporan keuangan juga memiliki sederet manfaat lain untuk kelangsungan bisnis. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai manfaat tersebut, serta apa itu laporan keuangan dan jenis-jenisnya. Simak penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Laporan Keuangan?

Mengutip situs CIMB Niaga, laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan satu perusahaan dalam periode tertentu, yang dapat digunakan untuk mengetahui dan memahami situasi kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan secara sederhana juga diartikan sebagai dokumen penting berisi catatan keuangan perusahaan baik transaksi maupun kas.

Sementara mengutip Riswan dan Yolanda Fatrecia Kesuma dalam Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 Maret 2014, laporan keuangan adalah perangkat khusus yang digunakan dalam mengevaluasi kinerja perusahaan, kinerja aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.

Jenis Laporan Keuangan

Laporan keuangan biasanya dibedakan berdasarkan jenis transaksi yang akan dibuat laporannya. Berikut jenis-jenis laporan keuangan mengutip situs CIMB Niaga.

1. Laporan Laba Rugi

Laporan ni dibuat untuk mengetahui bagaimana posisi keuangan khususnya laba dan rugi perusahaan. Laporan keuangan jenis ini biasanya dijadikan acuan untuk pengambilan langkah dan keputusan selanjutnya oleh pemimpin perusahaan. Laporan laba rugi mencakup beberapa komponen yakni pendapatan operasional maupun non operasional, beban pinjaman, beban pajak, laba rugi perusahaan, dan biaya operasional.

2. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas atau cash flow merupakan dokumen yang berisi laporan arus transaksi masuk dan keluar perusahaan, yang biasanya terdiri atas transaksi dalam periode tertentu. Laporan arus kas biasanya tersusun atas tiga komponen, yakni arus kas dari kegiatan bisnis, arus kas dari kegiatan investasi, dan arus kas dari kegiatan pendanaan.

3. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal digunakan untuk melaporkan apabila terdapat perubahan modal pada perusahaan dalam periode tertentu. Laporan ini berguna untuk memberi gambaran bagi perencanaan perusahaan ke depan. Laporan perubahan modal terdiri atas beberapa komponen yakni modal pada awal periode berjalan, pengambilan dana pribadi oleh pemilik bisnis, serta jumlah laba dan rugi bersih.

4. Laporan Neraca

Sering disebut juga dengan nama balance sheet. Laporan ini menyajikan kondisi, informasi, dan posisi keuangan suatu bisnis pada periode tertentu dan berguna untuk merencanakan proyek ke depan. Komponen yang ada pada laporan neraca adalah jumlah aktiva berupa harta dan aset, kewajiban berupa utang, dan ekuitas atau modal perusahaan.

Tujuan Pencatatan Keuangan dalam Suatu Perusahaan

Laporan atau pencatatan keuangan memiliki tujuan untuk menyediakan informasi yang bisa mendukung jalannya perusahaan. Berikut tujuan laporan keuangan dikutip dari Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 Maret 2014 oleh Riswan dan Yolanda Fatrecia Kesuma.

  • Menyediakan informasi untuk membantu pihak yang membuat keputusan investasi dan kredit dalam perusahaan.
  • Membantu memperkirakan arus kas di masa depan.
  • Mengidentifikasi sumber daya ekonomi (aset), klaim atas sumber daya tersebut (kewajiban), serta perubahan pada sumber daya dan klaim tersebut.
  • Mengetahui tingkat kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Mengetahui tingkat rentabilitas dan profitabilitas atau kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.
  • Mengetahui tingkat stabilitas usaha.

Selanjutnya kita akan membahas tentang 12 manfaat laporan keuangan, yang akan dibagi menjadi 2 bagian yakni manfaat untuk bisnis dan untuk investor.

Manfaat Laporan Keuangan Bagi Bisnis

Berikut manfaat laporan keuangan bagi pelaku bisnis, mengutip Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 Maret 2014 dan situs komputerisasi-akuntansi-d3-stekom.ac.id.

1. Meramalkan dan Membandingkan Dampak Keuangan

Laporan keuangan memiliki manfaat untuk meramalkan, membandingkan, dan menilai dampak keuangan yang timbul dari keputusan ekonomis yang diambil. Informasi terkait dampak keuangan yang timbul dalam laporan itu sangat berguna bagi pihak yang berkepentingan untuk menilai, meramalkan, dan membandingkan keuangan.

2. Memberikan Informasi untuk Pengambilan Keputusan

Laporan keuangan bermanfaat untuk memberikan informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan oleh manajemen.

3. Sebagai Bahan Evaluasi

Laporan keuangan dapat digunakan untuk evaluasi usaha yang sedang berjalan. Pengelola usaha dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data-data yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut.

4. Membantu Budgeting

Laporan keuangan dapat membantu pengelola usaha untuk melakukan budgeting atau menyusun anggaran untuk operasional usaha. Laporan keuangan yang tepat dapat membantu pelaku usaha menempatkan anggaran yang pas dan sesuai dengan kebutuhan usaha.

5. Sebagai Kontrol Internal

Adanya laporan keuangan dapat membantu pebisnis melakukan kontrol internal. Pebisnis bisa dengan segera mengetahui apabila ada transaksi atau arus kas yang tidak beres dengan meneliti laporan keuangan, sehingga dapat langsung melakukan langkah perbaikan atau melakukan upaya preventif pada periode berikutnya.

6. Mengetahui Kemampuan untuk Menghasilkan Laba

Perusahaan dapat mengukur kemampuan mereka dalam menghasilkan laba dengan melihat laporan keuangan yang disusun secara rutin setiap periode tertentu.

Manfaat Laporan Keuangan Bagi Investor

Selanjutnya, berikut manfaat laporan keuangan bagi investor dan pihak selain pelaku usaha, mengutip situs D3 Akuntansi Universitas Stekom.

1. Informasi Risiko Investasi Modal

Investor atau pihak yang berkepentingan pada suatu bisnis akan mengetahui informasi mengenai risiko investasi modal pada perusahaan tersebut. Informasi tersebut akan membantu investor mengambil keputusan apakah harus menambah modal, mengurangi, atau menjual sahamnya.

2. Menunjukkan Kemampuan Keuangan Perusahaan

Bagi supplier, laporan keuangan bermanfaat untuk menunjukkan kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek. Setelah melihat laporan keuangan, supplier dapat menentukan jumlah piutang yang diberikan dan berapa lama jangka waktunya.

3. Menilai Kemampuan Membayar Pajak

Perusahaan wajib membayar pajak kepada pemerintah setempat. Nah, laporan keuangan akan membantu pihak pemerintah untuk mengetahui dan menilai kemampuan perusahaan dalam membayar pajak, serta membuat laporan pajak bagi setiap pelaku usaha.

4. Menilai Kemampuan Membayar Bunga

Dalam hal pinjam-meminjam, pihak pemberi pinjaman dapat mengetahui kemampuan perusahaan dalam membayar utang beserta bunganya dari laporan keuangan. Contoh pemberi pinjaman ini adalah bank. Bank bisa menentukan besar plafon, bunga, dan jangka waktu pinjaman berdasarkan laporan keuangan perusahaan.

5. Mengetahui Tingkat Likuiditas Perusahaan

Laporan keuangan dapat membantu pihak lain mengetahui tingkat likuiditas perusahaan untuk memperoleh kewajiban keuangan yang harus segera dipenuhi perusahaan.

6. Mengetahui Tingkat Stabilitas Perusahaan

Pihak luar juga dapat mengukur kemampuan perusahaan, apakah mereka melakukan usaha dengan stabil. Hal ini dapat diukur dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam membayar beban bunga atas utang-utangnya, termasuk membayar kembali pokok utang tepat waktu dan kemampuan membayar dividen secara teratur kepada pemegang saham.

Nah, demikian penjelasan mengenai manfaat laporan keuangan. Jangan sampai usaha Anda tidak memiliki laporan keuangan ya, detikers. Laporan keuangan juga sebaiknya disusun sesuai kondisi sebenarnya dan tidak direkayasa. Semoga bermanfaat!



Simak Video "Kelesuan Pasar Global Sebabkan PHK Massal Industri Padat Karya"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT