ADVERTISEMENT

Home Industri: Manfaat, Jenis Usaha, dan Keunggulannya

Stefani Ditamei - detikFinance
Selasa, 18 Okt 2022 16:23 WIB
A worker drying the beach sarongs  at the home industry of beach sarongs in Seneporejo village, East Java Province, Indonesia, on July 20, 2022. These home-made industrial beach sarongs are marketed to major cities in Indonesia and also marketed to Thailand, New Zealand, India and Japan. The production of beach sarongs reaches 500 pieces per day by employing young people who drop out of school and is sold for IDR 80,000 per piece.
 (Photo by Aman Rochman/NurPhoto via Getty Images)
Foto: Aman Rochman/NurPhoto/Getty Images
Jakarta -

Home industri adalah istilah yang merujuk pada usaha atau bisnis skala kecil yang bergerak dalam bidang tertentu. Biasanya, home industri juga dikenal sebagai industri rumahan yang memanfaatkan satu atau dua rumah sebagai pusat produksi, pemasaran, dan administrasi yang dilakukan secara bersamaan. Selengkapnya tentang home industri dapat disimak melalui ulasan berikut ini.


Pengertian Home Industri

Berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1995, home industri atau usaha kecil adalah aktivitas perekonomian masyarakat yang memiliki kekayaan bersih paling banyak sejumlah Rp. 200.000.000, kekayaan tersebut tidak termasuk bangunan dan tanah yang menjadi tempat usaha. Selain itu, home industri juga diartikan sebagai unit usaha skala kecil yang bergerak di bidang industri tertentu dan biasanya menggunakan satu atau dua rumah sebagai pusat administrasi, produksi, dan pemasaran secara bersamaan.

Sebagian wirausahawan memilih home industri karena dianggap fleksibel dan dapat dikerjakan sambil menikmati kesehariannya di rumah. Seperti namanya, home dalam bahasa Inggris disebut rumah dan industri adalah usaha produk barang atau hasil kerajinan perusahaan. Artinya, home industri adalah usaha rumahan atau disebut juga dengan perusahaan kecil.

Manfaat Home Industri

Selain memiliki keunggulan dapat dikerjakan di rumah, manfaat home industri bermacam-macam. Berikut adalah manfaat home industri dan seringkali dijadikan alasan mengapa seseorang memilih untuk membuka usaha rumahan.

1. Sebagai Alternatif Penghasilan bagi Keluarga

Bagi yang berminat dan ingin menambah penghasilan, tidak ada salahnya untuk mencoba home industri. Sebab, home industri adalah kegiatan ekonomi rumah tangga yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga. Hal ini dijelaskan dalam jurnal Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, home industri dapat berupa usaha sampingan yang tidak menyita banyak waktu dan bisa dikerjakan dalam lingkup keluarga.

2. Berpotensi Mengurangi Angka Kemiskinan

Aktivitas perekonomian yang dilakukan home industri secara tidak langsung dapat membuka lapangan kerja bagi anggota keluarga, tetangga, kerabat, maupun masyarakat di sekitar tempat tinggal. Itulah sebabnya, home industri berpeluang untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Pelaku home industri tidak hanya menjalankan usaha untuk keuntungan diri sendiri, namun dapat memberikan manfaat lain bagi masyarakat di sekitar.

3. Meningkatkan Percepatan Siklus Finansial

Selain membuka lapangan pekerjaan dan membentuk jaringan sosial budaya dan ekonomi lokal, home industri dapat meningkatkan volume perdagangan, kegiatan pembangunan, hingga mempercepat siklus finansial.

4. Manfaat Lainnya

Manfaat home industri banyak dan beragam, selain contoh manfaat di atas, home industri juga berperan untuk mengurangi kesenjangan sosial masyarakat, mengurangi angka kriminalitas, serta dijadikan alat untuk keanekaragaman sumber daya alam dan manusia. Home industri memiliki peran penting di tengah-tengah masyarakat, salah satu yang utama adalah perekonomian dan menciptakan usaha yang luas dengan pembiayaan relatif murah.

Jenis Usaha Home Industri

Macam-macam usaha home industri sangatlah banyak. Ini dapat menjadi referensi dan ide bagi Anda yang berminat membuka usaha home industri. Pemilihan bidang yang ditekuni sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan, bakat, dan minat seseorang dalam mengelola dan menjalankan usahanya.

Menurut buku Pemberdayaan Ekonomi Generasi Muda Dimulai dari Halaman Masjid oleh Nashar, jenis home industri dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

  • Berdasarkan produk yang dihasilkan, contohnya adalah industri produk yang menghasilkan barang berupa kerajinan, makanan, dan pemberdayaan lingkungan.
  • Berdasarkan proses produksi barang, contohnya adalah industri yang mengolah bahan jadi menjadi bahan jadi, bahan mentah menjadi bahan baku, dan bahan baku menjadi setengah jadi.


Contoh usaha home industri yang masuk kategori di atas adalah usaha makanan atau camilan yang terbuat dari ikan, sayuran, atau usaha kerajinan yang fokus dalam pembuatan lemari, kursi, dan perabotan rumah lainnya.


Keunggulan dan Kelemahan Home Industri

Sebuah usaha atau bisnis pasti memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri. Mengetahui informasi tentang kelebihan dan kelemahan home industri diharapkan dapat menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk menjalankan usaha rumahan. Berikut penjelasan selengkapnya:

Keunggulan Home Industri

Pada umumnya, usaha skala kecil yang dijalankan perorangan maupun kelompok kerja sama memiliki daya tarik dan keunggulan seperti berikut:

  • Pemilik usaha berpotensi menjadi manajer yang bekerja sendiri dengan gaya manajemennya sendiri.
  • Perusahaan keluarga berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
  • Risiko usaha menjadi tanggung jawab dan beban pemilik.
  • Fleksibel terhadap fluktuasi jangka pendek dan independen dalam menentukan harga produksi atas barang dan jasa yang dihasilkan.
  • Prosedur hukum yang sederhana, pajak relatif ringan karena dibebankan untuk pajak pribadi dan mudah dalam proses pendirian.
  • Mudah dibubarkan jika setiap saat dikehendaki dan pemilik mengelola secara mandiri, waktu fleksibel, dan menerima seluruh laba.
  • Tipe usaha yang cocok untuk mengelola jasa, produk, atau proyek rintisan, sehingga kompetitornya masih sedikit.


Kelemahan Home Industri

Di balik keunggulan dan kelebihannya yang beragam, home industri tentunya juga memiliki beberapa kelemahan seperti berikut:

  • Pemilik usaha kecil pada umumnya merasa tidak perlu melakukan studi kelayakan, meneliti pasar, maupun analisa perputaran bisnis dan menganggap hal tersebut tidak perlu dilakukan dalam aktivitas bisnis.
  • Tidak ada perencanaan sistem jangka panjang, sistem akuntansi yang kurang memadai, tidak ada struktur organisasi dan anggaran kebutuhan.
  • Hanya mengacu pada intuisi dan ambisi pemilik bisnis dan lemah dalam hal pemasaran.
  • Kurangnya petunjuk dalam melaksanakan teknis operasional dan terlalu banyak biaya yang dikeluarkan di luar pengendalian.
  • Pembagian kerja tidak proporsional, kesulitan untuk mendapatkan modal kerja dan tidak mengetahui secara tepat apa saja yang dibutuhkan dalam modal kerja.
  • Risiko terhadap utang kepada pihak ketiga dan belum ada perencanaan dan program pengendalian usaha.


Itulah informasi tentang home industri beserta penjelasannya mengenai pengertian, jenis usaha, manfaat, dan keunggulan serta kelemahannya. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi yang berminat untuk membuka usaha home industri.



Simak Video "Meraup Jutaan Rupiah dari Budidaya Anggrek"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT