Mengenal Mesin EDC, Jenis, dan Manfaatnya untuk Pebisnis

ADVERTISEMENT

Mengenal Mesin EDC, Jenis, dan Manfaatnya untuk Pebisnis

Anindyadevi Aurellia - detikFinance
Sabtu, 22 Okt 2022 04:15 WIB
EDC BRI
Foto: Didik Dwi H/20detik
Jakarta -

Dalam keseharian saat berbelanja pasti kita sudah tak asing dengan keberadaan mesin EDC yang bisa dibilang merubah hidup banyak orang. Bagaimana tidak, dengan mesin EDC segala transaksi terasa lebih mudah dan cepat.

Artikel berikut ini akan membahas lebih lengkap mengenai mesin EDC beserta jenis dan manfaatnya.

Apa Itu Mesin EDC?

EDC (Electronic Data Capture) adalah mesin yang memudahkan transaksi pembayaran. Penggunaannya dengan cara memasukkan atau menggesek kartu ATM, kartu debit, maupun kartu kredit dalam mesin EDC suatu bank maupun antar bank. Cara kerjanya telah dilengkapi dengan fasilitas pembayaran yang terkoneksi secara realtime.

Dayanti Tris dalam penelitiannya yang berjudul Perkembangan Layanan E-Banking dengan Menggunakan Electronic Data Capture (EDC) pada PT Bank Nagari Cabang Utama Padang mencoba menjelaskan pengertian dari EDC dengan lebih sederhana.

EDC diartikan sebagai mesin elektronik yang digunakan untuk memproses transaksi non tunai dengan menggunakan kartu pembayaran elektronik. Dengan mesin EDC, transaksi keuangan di tingkat konsumen lebih mudah dilakukan, dan yang pasti mengefisienkan kehidupan masyarakat.

Hal ini telah terbukti dengan roda perekonomian negara yang semakin membaik dengan praktisnya sistem pembayaran non tunai ini. Namun mungkin bagi sebagian orang jika tidak menggunakan dengan hati-hati akan berujung pada perilaku konsumtif.

Manfaat Mesin EDC

1. Bagi Pebisnis

a. Proses Pembukuan Lebih Mudah

Transaksi pada mesin EDC sudah dilakukan secara elektronik dan disimpan secara otomatis dalam program pembukuan dari penjualan dalam satu hari.

b. Praktis

Transaksi dengan mesin EDC memungkinan para kasir dan pebisnis tidak menyimpan uang tunai di mesin kasir terlalu banyak, yang ditakutkan uang terselip, hilang, atau bahkan dicuri.

c. Tanpa Kembalian

Tak perlu repot pikirkan uang kecil atau uang kembalian ketika ada pembeli yang membayar dengan uang yang memiliki nominal besar. Mesin EDC sudah pasti akan melakukan charge dengan nominal yang sama persis.

d. Lebih Mudah Diawasi

Pengawasan juga dapat mudah untuk dilakukan, sebab pelaksanaan transaksi juga dimonitor oleh pihak bank yang mengeluarkan mesin EDC. Apabila terjadi suatu transaksi yang mencurigakan, maka pihak Bank dapat dengan segera melakukan tindakan pencegahan, contohnya pada kartu kredit.

2. Bagi Pembeli

a. Transaksi Mudah

Sebagai pembeli hanya perlu menggesek kartu pada mesin EDC dan menuliskan PIN rahasia. Maka transaksi akan segera diproses dan berhasil dalam waktu singkat. Karena itu, penggunaan EDC dapat mempermudah transaksi pembelian.

b. Tak Membuat Dompet Penuh

Dompet terlalu tebal karena membawa uang terlalu banyak? Lupakan itu sekarang. Risiko pencurian lebih besar muncul, bahkan membuat kita repot dalam mengambil uang. Mesin EDC membuat berapa pun nominal uangmu, kamu hanya membutuhkan satu kartu.

c. Aman

Transaksi dengan menggunakan mesin EDC juga merupakan salah satu transaksi yang paling aman sebab adanya penggunaan PIN (Persona Identification Number) yang harus anda masukkan sebelum melakukan transaksi. Maka pastikan hanya kamu yang mengetahui PIN diri sendiri.

d. Bisa Digunakan Saat Darurat

Dalam keadaan darurat seperti saat lapar, mesin EDC sangat bermanfaat dengan menguasai transaksi elektronik di beberapa tempat makan dengan menggunakan mesin EDC. Sehingga dalam kondisi darurat, tidak perlu khawatir uang kurang atau kerepotan mengambil uang di ATM.

Jenis-jenis Mesin EDC

1. Fixed Line

Mesin tipe ini komunikasi datanya menggunakan telepon line Telkom, dengan default dari jenis mesin EDC. Harga tergantung dari Telkom dan bisa berubah sesuai ketentuan Telkom.

2. GPRS Power

Mesin ini menggunakan sinyal seperti handphone, tapi sumber powernya menggunakan listrik PLN jadi harus selalu tersambung pada stop kontak PLN. Type ini yang sekarang dipergunakan di outlet-outlet yang tidak mempunyai line telepon fixed line.

3. GPRS Mobile

Mesin tipe ini bisa dipakai di mana saja selama ada sinyal handphone, sumber powernya menggunakan baterai yang rechargeable, bahkan portable.

Cara Mendapatkan Mesin EDC untuk Pebisnis

Mendapatkan mesin EDC pribadi tidaklah mudah, tak sembarang orang bisa memilikinya meskipun memang pemasangannya tak memerlukan biaya. Syarat memiliki mesin EDC adalah menyertakan administrasi kelengkapan surat-surat perusahaan.

Setelah dikirim, bank mesin EDC terkait akan mengecek usahamu. Kelayakan tempat juga jadi salah satu pertimbangan persetujuan ajuan mesin EDC. Dilansir dari laman resmi Bank Negara Indonesia, beberapa hal yang sekiranya perlu dipersiapkan untuk pengajuan yakni:

1. Kelengkapan Dokumen Perorangan

  • Fotokopi KTP dan NPWP
  • Foto Lokasi
  • Fotokopi SIUP/TDP
  • Fotokopi Legalitas lokasi usaha (SKDBM/Surat Keterangan/Surat Sewa)

2. Kelengkapan Dokumen Badan Usaha (PT/CV)

  • Fotokopi akta pendirian terbaru
  • Fotokopi akta perubahan (jika ada)
  • Fotokopi surat pengesahan setiap akta yang dilampirkan
  • Fotokopi KTP Direksi yang bertanda tangan
  • Fotokopi NPWP PT
  • Fotokopi SIUP/TDP Perusahaan
  • Fotokopi Legalitas lokasi usaha (SKDBM/Surat Keterangan/Surat Sewa)
  • Foto Lokasi dan Plang Nama

Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap seputar mesin EDC. Mesin EDC memang telah merubah transaksi jual beli menjadi lebih mudah. Apakah kamu tertarik memasang mesin EDC untuk usahamu?



Simak Video "Hutama Karya Kembangkan Kompos dari Maggot di JTTS"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT