Jika biasanya Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini biasa melewatkan liburan akhir tahunnya di luar negeri, namun tidak untuk tahun ini. Sofjan dan keluarga cukup melewatkan liburannya ke Bali.
Diakui oleh bos Gemala Grup ini, liburan Natal dan tahun baru tahun ini membawa rasa keprihatinan tersendiri bagi dirinya dan kebanyakan pengusaha lainnya. Selain dihadapkan oleh pembelian yang menurun para pengusaha pada tahun depan harus dengan berat hati melepas banyak karyawannya untuk di PHK jika kondisi krisis global semakin memburuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tidak melakukan liburan ke luar negeri, namun tidak mengurangi kebiasaannya dalam menutup akhir tahun dengan melakukan perenungan apa yang ia capai sebagai sosok pribadi maupun sebagai pengusaha pada tahun ini dan target-target tahun depan.
"Natalan nanti, saya mau open house, tanggal 25 Desember sampai tanggal 5 Desember kami akan stop dulu sambil merenung," ucapnya.
Padahal dikatakannya, sejak belasan tahun lalu ia rutin ke keliling Eropa, AS maupun Asia jika merayakan tahun baru dan Natal. Namun tahun ini semua kebiasaan itu nampaknya harus pupus demi mengencangkan ikat pinggang pada saat krisis.
"Liburan tahun kemarin saya ke Jepang, pokoknya waktu cucu mau minta salju kita ikuti aja, kalau sekarang nggak dulu lah," pungkasnya sambil tertawa.
(hen/qom)











































