"Untuk diketahui saja, saya pesan kepada istri saya, kalo nanti saya mati maka donorkan semuanya bagian tubuh yang bisa. Karena itu jauh lebih berharga dari pada dibawa ke dalam tanah," katanya ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (12/1/2009).
Yang ia maksud dengan semua bagian tubuh itu berarti memang semua yang masih bisa dimanfaatkan oleh orang lain. "Mulai dari mata, jantung, ginjal dan sebagainya," ujarnya.
Ia menilai, kegiatan donor organ di Indonesia saat ini masih minim. Masih banyak orang yang belum sadar betapa pentingnya memberikan organ yang sudah tidak terpakai untuk digunakan orang lain yang membutuhkan.
Untuk itu ia mengimbau kepada salah satu BUMN penyedia jasa asuransi kesehatan, PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes), untuk bisa lebih proaktif dalam melakukan program donor darah, jantung, mata, ginjal dan organ lainnya.
"Tolong hal ini bisa dipromosikan oleh Askes. Caranya bisa kalau nanti ada donor, mungkin Askes bisa berikan reward," imbuhnya.
Khusus mengenai donor darah, ia mengatakan tidak berkeberatan jika setiap bulan dilakukan di setiap kantor BUMN.
"Askes harus berpikir kreatif agar bisa maju. Donor darah kalau bisa dilakukan di setiap kantor BUMN setiap bulan. Saya akan bersedia menyetujui, suplai darah sekarang ini menjadi masalah besar di indonesia," katanya.
(ang/qom)











































