Bos Indomobil yang Tak Pede Tanpa Dasi Mobil

Bos Indomobil yang Tak Pede Tanpa Dasi Mobil

- detikFinance
Minggu, 26 Jul 2009 10:31 WIB
Bos Indomobil yang Tak Pede Tanpa Dasi Mobil
Jakarta - Dasi lazimnya dipakai sekedar untuk melengkapi penampilan. Namun bagi Presiden Direktur PT Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata, dasi juga berperan sebagai simbol identitas pribadi seseorang. Sebagai orang yang sudah 26 tahun berkecimpung di dunia otomotif, Gun -demikian ia biasa dipanggil- mengaku selalu mengenakan dasi bercorak mobil dan motor.
 
Kenapa pak?
 
Pria kelahiran Semarang, 25 September 1945 ini ternyata merasa belum pede kalau tidak menggunakan dasi bermotif mobil atau motor yang merupakan bagian dari dunianya. Bahkan ia mengaku kebiasannya memakai dasi mobil untuk menciptakan identitas pribadinya.

Tak tanggung-tanggung, Gunadi pun membeberkan, kecintaannya pada dasi bercorak mobil dan motor ini sudah membuat koleksinya bertumpuk hingga ratusan dasi. Semuanya didominasi dengan warna biru, meskipun tak ada hubungannya dengan warna partai politik, loh!
 
"Ini sebagai identistas saja, masak saya pasang garpu, tidak ada hubungannya dong," katanya tertawa saat ditemui disela-sela IIMS ke-17 di JIEXpo, Jumat (24/7/2009).
 
Koleksi dasi mobil dan motornya, biasanya ia banyak peroleh dari berbagai kunjungannya ke luar negeri. Ia memburu dasi-dasi khusus tersebut tidak di mal-mal melainkan pedagang-pedagang di stasiun-stasiun di luar negeri. Dikatakanya khusus untuk dasi motif motor relatif lebih sulit mencarinya diabandingkan dasi mobil.
 
Untuk soal harga dasinya, ia tidak membeli dasi dengan harga yang mahal-mahal, pria yang murah senyum ini mengatakan umumnya ia membeli dasi bercorak mobil dan motor mulai dari ribuan sampai ratusan ribu rupiah saja.
 
"Nggak sampai jutaan. Murah-murah sih yang penting identitas," ucapnya.
 
Pria yang juga menjabat berbagai ketua umum asosiasi, seperti asosiasi sepeda motor Indonesia (AISI), asosiasi jalur prioritas dan lain-lain sering juga rajin muncul diberbagai acara seminar, khas dengan stelan jas hitamnya, bahkan ia tak pernah terlihat mengenakan batik.
 
"Kalau batik saya jarang pakai. Lebih senang pakai jas, tapi yang penting produk buatan dalam negeri kan? dari sepatu sampai rambut loh," serunya tertawa.

(hen/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads