"Bisa dicek, seluruh barang saya produk dalam negeri. Tapi untuk sepatu saya belum menemukan yang pas, nanti lecet. Kalau tas pakaian sudah semua. Ini menjadi kebanggaan," jelas Mari.
Hal itu diungkapkannya dalam acara Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dengan tema "Peningkatan Daya Saing Indonesia" di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng Jakarta, Selasa 13/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita dua hari pakai batik atau kain dalam negeri dan dua hari pakai seragam," jelasnya.
Menurutnya, hal ini ini penting untuk meningkatkan dayasaing Indonesia, dengan cara menjaga permintaan produksi dalam negeri dari konsumen lokal.
(wep/qom)











































