PT Sarinah (Persero) akhirnya memiliki direksi yang baru. Setelah mengalami kekosongan Direktur Utama (Dirut) akibat mundurnya Jimmy M Rifai Gani beberapa bulan yang lalu karena alasan melanjutkan sekolah ke Amerika Serikat (AS).
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhirnya merombak dan melantik 4 direksi baru Sarinah yang semuanya wanita. Sarinah merupakan salah satu BUMN yang memiliki unit bisnis pusat perbelanjaan, ekspor, impor, distribusi, pembiayaan dan properti.
Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Parikesit Suprapto mengatakan 4 direksi yang baru merupakan wanita terpilih dari hasil fit and proper test kepada 10 kandidat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parikesit menjelaskan, jika penetapan 4 direksi Sarinah tersebut juga merupakan hasil masukan dan pilihan Dahlan Iskan.
"Emang Pak Dahlan, karena namanya Sarinah itu cewek jadi direksi cewek dan juga hasil fit and proper test hasilnya bagus," sambungnya.
Mau tahu profil ke-4 srikandi Sarinah yang baru?
4. Handriani Tjatur Setyowati sebagai Direktur Pengembangan Usaha
|
|
Handriani sendiri menggantikan posisi Mira Amahorseya yang naik tahta menjadi Dirut Sarinah. Menurut Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Parikesit Suprapto penggangkatan Handriani dilakukan sebagai upaya untuk mengelola bisnis properti sarinah yang banyak dan berlokasi strategis.
Handriani lahir di Jakarta pada 11 November 1960. Ia meraih gelar S2 Manajemen dari Sekolah Manajemen PPM Jakarta tahun 1997, sebelumnya ia merupakan lulus S1 dari Teknik Arsitektur dari Universitas Indonesia pada 1985.
3. Rini Wulandari sebagai Direktur Operasi Sarinah
|
|
2. Sumini sebagai Direktur Keuangan
|
|
1. Mira Amahorseya sebagai Dirut Sarinah
|
|
Mira lahir pada tanggal 6 Juni 1963 telah bergabung di Sarinah sejak tahun 1991. Sebelum menjadi Dirut, Mira menjabat sebagai Direktur Pengembangan Usaha Sarinah dan Dirut Sariarthamas Hotel International (Sari Pan Pacific Hotel).
Halaman 2 dari 5











































