"Saya terjun di pasar modal ini karena pengaruh ibu saya," ujar Nidji saat memberikan testimoninya sebagai investor pasar modal di acara Investor Summit and Capital Market Expo 2013 di Grand City Surabaya, Kamis (31/10/2013).
Ia brcerita, ibunya merasa khawatir dengan popularitas Giring di dunia entertainment yang jarang bisa jadi pegangan untuk jangka panjang. Ibunya pun memberikan gambaran tentang dunia investasi seperti di bidang saham, emas, dan reksa dana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah membacanya, saya mulai tertarik investasi di pasar modal," terangnya.
Ia menceritakan panjang lebar tentang kesuksesannya berinvestasi di pasar modal. Katanya, dua tahun sebelum menikah dengan istrinya, dia sudah memikirkan masa depan anak-anaknya.
Seperti membelikan rumah dan berangan-angan menyekolahkan anaknya ke luar negeri, dari hasil
investasinya di pasar modal.
"Dua tahun sebelum bertemu istri saya, saya sudah berinvestasi untuk anak-anak saya," tuturnya.
Ia memberikan kiatnya berkecimpung di pasar modal. Menurutnya, sebelum memilih perusahaan yang akan dibelinya, terlebih dahulu melihat model bisnis perusahaan tersebut, serta struktur manajemen dan CEO perusahaan yang sahamnya akan dibeli.
"Kalau CEOnya suka foya-foya, saya tidak membelinya karena takut nanti (uang perusahaan) dibuat foya-foya," terangnya.
Ia mengajak masyarakat ikut berinvestasi di pasar modal. Alasannya, selain sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, hasil yang didapat dari investasi pasar modal sangat menjanjikan.
"Kita percaya pasar modal, karena orang bule saja percaya dengan pasar modal Indonesia. Investor luar saja percaya, masak kita nggak percaya," tandasnya, sambil menambahkan, sejak terjun di pasar modal
2007 lalu, sampai saat ini dirinya bersyukur tidak pernah mengalami kerugian.
(roi/ang)











































