Rela Gaji Turun 90% Agar Gaji Karyawan Naik, CEO Ini 'Ketiban' Rezeki

Rela Gaji Turun 90% Agar Gaji Karyawan Naik, CEO Ini 'Ketiban' Rezeki

- detikFinance
Jumat, 24 Apr 2015 06:43 WIB
Rela Gaji Turun 90% Agar Gaji Karyawan Naik, CEO Ini Ketiban Rezeki
Foto: Dan Price (CNN)
Jakarta - Beberapa waktu lalu, Dan Price selaku pendiri dan direktur utama (Chief Executive Officer/CEO) Gravity Payments mengumumkan penurunan gajinya 90%, demi kenaikan gaji karyawannya. Perusahaan itu langsung ketiban rezeki.

Karena memangkas gajinya 90%, gaji pegawai Gravity kini minimal US$ 70.000 atau Rp 910 juta/tahun.

Pemberitaan soal aksi Price ini menyebar luas. Kemudian, Gravity kebanjiran klien baru dan juga banyak pelamar yang ingin bekerja di perusahaan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa dibilang kami kebanjiran dukungan," kata Price, yang gajinya turun dari US$ 1 juta atau sekitar Rp 13 miliar per tahun, menjadi hanya US$ 70.000 atau Rp 910 juta per tahun.

Price mengatakan, karena pemberitaan yang luas, puluhan klien baru membuat kesepakatan bisnis dengan perusahaan ini. Gravity memiliki 15.000 klien dan menangani pembayaran US$ 10 miliar tiap tahun.

Gravity Payments merupakan perusahaan penyedia jasa pembayaran asal Seattle, Amerika Serikat (AS).

Pria ini memang berencana menambah pegawai bila klien baru terus bertambah jumlahnya. Gravity telah menerima 3.500 lamaran kerja. Sebelum berita soal gaji merebak, paling hanya 300-400 lamaran saja yang masuk.

Para klien juga sangat positif terhadap Gravity. "Saya saat ini cukup syok dengan reaksi dari bisnis. Saya berada di langit kesembilan," kata Price.

Meski begitu, Price ingin Gravity tetap menyediakan layanan terbaik kepada pelanggan barunya.

Mau tahu cerita Price menurunkan gajinya? Klik di sini.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads