Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 16 Jan 2019 08:16 WIB

Cerita Sukses

Sepak Terjang Ivanka Trump, Calon Presiden Bank Dunia

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Ivanka Trump. Foto: Getty Images Ivanka Trump. Foto: Getty Images
Jakarta - Setelah ditinggal oleh Jim Yong Kim yang mengundurkan diri, hingga kini hangat diperbincangkan pengganti Kim di posisi Presiden Bank Dunia. Ada salah satu nama yang disebut-sebut potensial menduduki posisi itu dan beberapa hari ini namanya terus menjadi perbincangan, dialah Ivanka Trump.

Wanita ini merupakan anak perempuan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Kabarnya, potensi Ivanka untuk mengisi kekosongan bangku pemimpin dari Bank Dunia cukup besar, mengingat ayahnya memiliki pengaruh kuat sebagai presiden AS.

Ivanka sendiri merupakan anak kedua dari Donald Trump. Dia lahir di Manhattan, New York City pada 30 Oktober 1981. Hingga kini Ivanka dikenal sebagai salah satu pebisnis dari Trump Organization, dia juga merintis merek fesyen.

Saat kecil, Ivanka mengenyam pendidikan di Chapin School, di kota yang sama dengan kelahirannya. Ketika dia mencapai usia 15 tahun, dia pindah ke Asrama Choate Rosemary Hall.


Belajar di sekolah asrama tidak pernah mudah bagi siapa pun, hal ini juga yang dirasakan seorang Ivanka. Dia menilai sekolah asrama sebagai penjara yang memisahkan anak-anak dari orang tua mereka. Namun, pada akhirnya dia lulus dari apa yang disebut penjara itu, dan kemudian pergi ke Universitas Georgetown.

Setelah dua tahun pendidikan di Universitas Georgetown, dia berpindah ke universitas yang berbeda untuk mendalami ilmu bisnis. Dia melanjutkan pendidikannya di Wharton Business School, University of Pennsylvania dan lulus dari universitas ini dengan gelar sarjana ekonomi.

Pada awal karirnya, Ivanka pertama kali bekerja untuk sebuah perusahaan bernama Forest City Enterprise, sebuah bisnis yang berspesialisasi dalam manajemen dan pengembangan real estat. Perusahaan itu bekerja untuk mengurusi proyek pembangunan di AS, mulai dari gedung perkantoran, pusat ritel, serta komunitas apartemen.

Lalu pada 2007, dia mendirikan bisnis perhiasan setelah membangun hubungan dengan Dynamic Diamond Corporation, yang merupakan vendor berlian di Amerika Serikat. Tidak bertahan lama, sekitar November 2011, Ivanka berhenti dari bisnis pribadinya untuk bergabung dengan lingkar bisnis keluarga Trump.

Ivanka menjadi bagian dari Trump Organization yang terkenal. Saat ini dia menjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif Pengembangan dan Akuisisi untuk perusahaan. Namanya juga tercatat sebagai bagian dari 100 Perempuan dalam Dana Lindung Nilai (Hedge Funds), organisasi yang memberdayakan perempuan dalam hal keuangan.


Bukan hanya berbisnis di lingkar keluarganya saja, sebagai seorang wanita yang mencintai mode, Ivanka masih mencoba peruntungannya di dunia fesyen. Setelah keluar dari binis perhiasan yang pernah digelutinya, kini Ivanka berinvestasi di lini fesyennya, yang menawarkan aksesori, sepatu, tas, pakaian, dan banyak lagi.

Bisnis fashion-nya telah mendapat ulasan yang beragam dari orang yang berbeda. Beberapa kelompok pakar fesyen juga mengkritik mereknya karena menjadi copy cut. Namun, orang-orang seperti Kellyanne Conway mendorong pembelian produk ritelnya.

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed