Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Mar 2019 07:58 WIB

Kisah Inspiratif

Kisah JP Morgan, Pebisnis yang Selamatkan Ekonomi AS dari Krisis

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. Wikipedia Foto: Dok. Wikipedia
Jakarta -

J.P. Morgan adalah pria kelahiran Inggris yang bisa dibilang telah berjasa menyelamatkan ekonomi Amerika Serikat (AS) dari ancaman krisis. Dia mampu menyelamatkan ekonomi negara tersebut berkat kesuksesannya di dunia bisnis. Berikut ini kisah inspiratifnya.

Dikutip detikFinance dari biography.com, seperti ditulis Senin (11/3/2019), Morgan lahir dari keluarga Inggris terkemuka pada tahun 1837 di Hartford, Connecticut.

Setelah menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1857, Morgan pindah ke New York untuk bekerja sebagai pegawai di Duncan, Sherman & Co., perusahaan milik ayahnya di cabang Amerika.

Pada tahun 1864, atas desakan sang ayah, dia menjalin kerja sama dengan Charles Dabney untuk membentuk Dabney, Morgan & Co. Dengan pensiunnya Dabney pada tahun 1871, Morgan bergabung dengan bankir Philadelphia Anthony Drexel untuk mendirikan Drexel, Morgan & Co.

Pada tahun 1879, William Vanderbilt menawarkan penjualan 250.000 saham di New York Central Railroad. Morgan melakukan transaksi besar-besaran tanpa menurunkan harga saham, dan sebagai imbalannya dia mendapatkan kursi di dewan direksi New York Central.

Tahun berikutnya, dia memimpin sindikat yang menjual obligasi senilai US$ 40 juta untuk membiayai Northern Pacific Railroad, yang saat itu merupakan transaksi terbesar dari obligasi kereta api dalam sejarah AS.

Pada 1893 cadangan emas AS menipis. Kondisi tersebut mengancam ekonomi AS. Di situ lah Morgan terlibat dalam penyelamatan ekonomi AS. Morgan membentuk sindikat investor internasional yang mau memasok emas dengan imbalan kurs yang menguntungkan pada obligasi 30-tahun.

Dia kemudian meyakinkan Presiden Grover Cleveland agar memberi Sekretaris Keuangan wewenang untuk melakukan transaksi semacam itu tanpa persetujuan kongres. Sindikat itu membeli dan dengan cepat menjual kembali obligasi pada awal 1895, sehingga menstabilkan ekonomi yang goyah.

Pada tahun 1907, Morgan kembali dipanggil untuk membantu pemerintah AS dalam cengkeraman kepanikan ekonomi.

Dia meninggal di Roma pada tahun 1913, meninggalkan jejak-jejak kerajaan bisnisnya dan pengaruhnya bagi ekonomi AS.



(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed