Kisah Inspiratif

Ini Raja Gas Alam dari Rusia yang Cinta Seni Kontemporer

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 08 Mei 2020 05:35 WIB
Leonid Mikhelson
Leonid Mikhelson. Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Leonid Mikhelson merupakan salah satu orang kaya dan berpengaruh di Rusia. Dirinya merupakan pemilik raksasa gas alam Rusia, Novatek. Nama Leonid cukup besar di Rusia, bahkan pernah menjadi orang terkaya Rusia nomor 2 pada daftar Bloomberg di tahun 2012.

Selain memiliki Novatek di tangannya, Leonid juga mencaplok saham Sibur, perusahaan petrokimia yang dimiliki Kirill Shamalov mantan menantu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Di tahun 2017 dia membeli hanya 17% saham Sibur, dan kini meningkatkan kepemilikannya hingga 48%, dan membuatnya menjadi salah satu pemegang saham berpengaruh di Sibur.

Leonid juga disebut sebagai kawan dekat Gennady Timchenko, yang merupakan taipan pemilik Volga Group. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang energi, transportasi, dan aset infrastruktur. Timchenko juga disebut memiliki hubungan akrab dengan Putin.

Pria kelahiran Kaspiysk ini mengawali kegemilangan karirnya mandor di sebuah perusahaan konstruksi yang membangun pipa gas di wilayah Tyumen, yang terletak di sebelah timur Pegunungan Ural. Di sana juga Leonid pertama kali menjelajah peran kepemimpinannya di bidang teknik dan bisnis.

Selama bekerja di perusahaan itu, Leonid membantu mengawasi pekerjaan di segmen pertama pipa gas alam Urengoy-Chelyabinsk. Di tahun 2002 dia bergabung ke dalam Novatek, dia pernah menjabat sebagai Kepala Insinyur, Direktur Jenderal hingga mengetuai Novatek.

Di bawah kepemimpinannya dia membawa Novatek menuju masa jayanya, dia mengubah fokus perusahaan yang bermula bergerak di sektor konstruksi dan teknik menjadi industri sumber daya alam.


Setelah memperoleh serangkaian lisensi untuk eksplorasi dan ekstraksi gas untuk Novatek, Leonid mendorong perusahaannya masuk ke pasar saham. Langkah ini dinilai banyak pihak sangat menguntungkan perusahaan.

Leonid juga telah memperkuat portofolionya yang beragam dengan kepemilikannya di Pervy Obyedinenny, sebuah bank skala kecil yang berbasis di Rusia.

Di sisi lain, Leonid juga dikenal sebagai kolektor seni yang rajin menambahkan koleksi di galeri pribadinya yang sangat luas. Saking cintanya kepada seni, Leonid pun mendirikan VAC Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang mendukung seni kontemporer di Rusia.

Leonid juga tertarik pada dunia olahraga, perusahaannya telah menjadi sponsor beberapa tim olahraga di Rusia. Bahkan, Novatek dilaporkan telah menjadi sponsor utama Serikat Sepakbola Nasional Rusia. Sementara itu, lewat Sibur dia mengambil peran aktif dalam mempromosikan bola basket di Rusia yang bekerja sama dengan NBA.

Berdasarkan data Forbes, Leonid hingga kini memiliki kekayaan sebesar US$ 21,2 miliar atau sekitar Rp 318 triliun (dalam kurs Rp 15 ribu) di usianya yang telah menginjak 64 tahun. Hartanya ini membawa Leonid bertengger pada urutan ke 48 pada daftar miliuner Forbes sedunia.



Simak Video "Deretan Orang Terkaya Dunia yang Merugi Rp 642 T Dalam Sepekan"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)