Kisah Inspiratif

Mengenal Cesar Pelli, Anak PNS yang Jadi Arsitek Menara Petronas

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 14 Sep 2020 06:26 WIB
LOS ANGELES - MARCH 29:  Architect Cesar Pelli attends the Red Building ground breaking at the Pacific Design Center on March 29, 2007 in Los Angeles, California. (Photo by Getty Images For Red Building)
Cesar Pelli/Foto: Getty Images/Getty Images
Jakarta -

Arsitek legendaris Cesar Pelli ditakdirkan hidup selamanya melalui deretan bangunan yang telah diciptakan. Meskipun raganya telah tiada pada 19 Juli 2019, namun ciptaan bangunannya yang luar biasa itu akan membuatnya tetap hidup.

Dilansir Success Story, Senin (14/9/2020), Pelli tutup usia meninggalkan warisannya di usia 92 tahun. Dia terkenal dengan kreasi desainnya yang menciptakan bangunan ikonik tinggi di sejumlah kota di seluruh dunia.

Menara Petronas di Kuala Lumpur, World Financial Center di Manhattan, Crile Clinic Building di Cleveland, Herring Hall di Rice University di Houston, Green Building di Pacific Design Center di West Hollywood dan Wells Fargo Center di Minneapolis adalah sedikit dari karyanya yang telah teruji waktu sebagai landmark ikonik.

Ketika Menara Petronas selesai dibangun pada 1997, dunia dibuat kagum dengannya. Dilapisi baja tahan karat dan mencerminkan motif desain Islami, menara kembar itu dinobatkan sebagai bangunan tertinggi di dunia mencapai 452 meter. Pelli menerima penghargaan Aga Khan untuk Arsitektur bergengsi untuk Menara Petronas.

Pelli merupakan kelahiran San Miguel de Tucumán, Argentina dari ayah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pastor Victor Pelli Simonelli. Sedangkan sang bunda, Teresa Suppa de Pelli merupakan seorang guru sekolah.

Dia tamat belajar arsitektur di Universidad Nacional de Tucumán pada 1949. Setelah menikah, ia memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat (AS) guna melanjutkan studi di Sekolah Arsitektur Universitas Illinois di Urbana-Champaign.

Kariernya dimulai bersama arsitek Finlandia-Amerika dan perusahaan desainer industri Eeero Saarinen yang terkenal dengan kreasi gaya neo-futuristiknya. Karya-karyanya menonjol termasuk Bandara Internasional Washington Dulles, TWA Flight Center di New York City, dan Gateway Arch di St. Louis, Missouri.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menara Kembar Petronas Tertutup Kabut Asap Pekat"
[Gambas:Video 20detik]