John Paul DeJoria: Dulu Gelandangan, Kini Jadi Miliarder di AS

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 08 Jan 2021 08:30 WIB
John Paul Dejoria
Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

John Paul DeJoria adalah seorang pebisnis yang sukses menjadi miliarder di Amerika Serikat (AS). DeJoria adalah pendiri dari perusahaan pembuat produk perawatan rambut John Paul Mitchell Systems, dan juga produsen tequila Patrón Spirits Co.

Kesuksesan DeJoria merupakan hasil perjuangannya sejak ia masih muda. Pada masa kecil, ia dibesarkan ibunya di Los Angeles. Setelah itu, ia terpaksa dimasukkan ke sistem orang tua asuh karena sang ibu tak mampu menafkahinya.

Pada saat umurnya sudah melebihi batas usia anak asuh, ia hidup sebagai gelandangan yang tak punya tempat tinggal untuk bernaung. DeJoria tak menyerah dengan keadaannya. Ia bekerja apapun untuk bisa membeli makanan. Ia menjual kartu Natal, ensiklopedia, dan sebagainya.

"Jika Anda hanya berharap pada makanan gratis, Anda tak akan pergi kemana-mana, Anda hanya berdiam diri dan merasa bosan," kata John Paul DeJoria seperti yang dikutip dari NBC News, Kamis (7/1/2021).

Ketika ia berjualan ensiklopedia, ia kerap mengalami penolakan. Ia yang berjualan dari pintu ke pintu sering kali menghadapi penolakan secara langsung. Meski begitu, ia terus bekerja keras.

Kemudian, DeJoria pernah bekerja di perusahaan produsen produk perawatan rambut Redken dan Fermodyl Hair Care. Namun, kedua perusahaan memecatnya.

Dari sanalah ia mencoba mendirikan perusahaannya sendiri. Dengan mitranya Paul Mitchell dan modal sebesar US$ 700, ia mendirikan John Paul Mitchell Systems pada tahun 1980.

Meski hanya berjualan dari mulut ke mulut, produknya mulai dilirik masyarakat. Kemudian, hanya dalam dua tahun perusahaannya bernilai jutaan dolar. Bahkan, kini perusahaannya itu bernilai miliaran dolar. Pada tahun 1989, ia dan rekannya Martin Crowley membeli saham Patrón Spirits. Lalu, pada tahun 2018 ia menjualnya pada Bacardi dengan nilai US$ 5,1 miliar.

Dilansir dari Forbes, John Paul DeJoria yang sudah berusia 76 tahun masih tercatat sebagai orang terkaya ke-319 di AS dengan total kekayaan sebesar US$ 2,7 miliar atau setara Rp 38 triliun (kurs Rp 14.000).

(fdl/fdl)