Kisah Inspiratif

Chinu Kala, Pelayan Restoran yang Jadi Ratu Perhiasan India

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 18 Jan 2021 07:30 WIB
Chinu Kala
Foto: Dok. Yourstory.com
Jakarta -

Perhiasan adalah barang mewah yang diinginkan banyak orang, terutama kaum perempuan. Selain bisa sebagai aksesoris untuk memperindah tubuh, perhiasan bisa jadi bentuk investasi.

Peluang itu dimanfaatkan oleh Chinu Kala, salah satu wanita sukses di India. Dia adalah pebisnis kaya raya berkat usaha Rubans Accessories yang didirikannya pada 2014.

Meski begitu, kehidupan masa kecilnya tidak seenak yang dirasakan saat ini. Dikutip dari yourstory, Senin (18/1/2021), saat berusia 15 tahun Chinu Kala pernah kabur dari rumah di Mumbai karena masalah keluarga. Untuk makan dirinya hanya bisa satu kali.

Chinu Kala kecil menatap masa depan yang suram dan tidak pasti. Berbagai pekerjaan sudah pernah dirasakan seperti sebagai pramuniaga yang menjual peralatan rumah tangga secara door to door, hingga menjadi pelayan di sebuah restoran selama tiga tahun.

Singkat cerita setelah mendapat banyak dorongan dari teman-temannya, Chinu Kala berpartisipasi dalam Gladrags Mrs India Pageant pada 2008 dan berhasil sampai final. Dia kemudian memasuki industri pemodelan dan di situ lah bisnis aksesorisnya dimulai.

Rubans Accessories dimulai dengan modal bootstrap sebesar 3 lakh rupee atau setara Rp 58,5 juta (kurs Rp 195/rupee) di kios seluas 70 kaki persegi di Phoenix Mall, Bengaluru. Pada 2019 atau dalam kurun waktu lima tahun, perusahaan telah mencatatkan omzet sebesar 7,5 crore rupee atau Rp 14,6 miliar.

Aksesoris yang dijual sebenarnya awalnya tidak bermerek. Setelah melihat peluang pelanggan yang besar di kios kecil itu, Chinu Kala memutuskan sewa tempat di mal untuk memperluas bisnis yang terletak di Koramangala, Bengaluru.

Setelah berhasil meyakinkan manajer mal selama tiga bulan, Chinu Kala harus memutar otak bagaimana mencari uang untuk deposit tempat tersebut.

"Saya diberi waktu satu bulan untuk mengatur uang, tetapi yang saya miliki saat itu hanyalah koleksi perhiasan saya. Saya membuka toko dan pelanggan sangat menyukai koleksi saya sehingga saya menjual perhiasan senilai 15 lakh rupee dalam 15 hari," kata Chinu Kala.

Bisnisnya semakin berkembang hingga Rubans Accessories mempekerjakan sekitar 15-20 pengrajin lokal dari kota-kota seperti Jaipur, Rajkot, Ahmedabad, dan Kolkata untuk memproduksi perhiasan. Merek ini memiliki unit produksi di Mumbai dan berurusan dengan perhiasan perak dengan SKU mulai dari gelang, anting, kalung, matha patti, maang tikka, cincin, dan masih banyak lagi.

Chinu Kala membuka lima tokonya di Bengaluru, Hyderabad, dan Kochi. Namun, dia menyadari seiring berjalannya waktu pengunjung tokonya semakin menurun. Hampir 60% pelanggannya yang biasa mengunjungi toko beralih ke online.

Chinu Kala pun mengambil keputusan sulit saat itu untuk menutup semua toko offline-nya dan mengalihkan semua penjualannya ke online. Dia mendaftarkan dirinya di berbagai portal e-niaga seperti Flipkart, Myntra, dan Jabong.

Bisnisnya sekarang menerima 1.000 pesanan online setiap hari dan menjual perhiasannya ke Amerika Serikat (AS) dan Inggris melalui portalnya sendiri. Pada 2019 bisnisnya juga terpilih untuk Myntra Accelerator Program, yang berinvestasi pada merek-merek fashion India yang sedang berkembang.

(eds/eds)