Ingvar Kamprad, Penjual Korek Api yang Sukses Bikin Toko Mebel Raksasa Dunia

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 10 Feb 2022 07:51 WIB
FILE PHOTO: Ingvar Kamprad, founder of Swedish multinational furniture retailer IKEA, is seen at companys head office in Almhult, Sweden August 6, 2002. TT News Agency/Claudio Bresciani via REUTERS/File photo      ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. SWEDEN OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN SWEDEN
Ingvar Kamprad/Foto: Claudio Bresciani/Reuters
Jakarta -

Banyak orang pasti sudah tahu raksasa ritel perabotan rumah tangga IKEA. Tapi mungkin tak banyak yang tahu nama Ingvar Kamprad.

Kamprad adalah pengusaha Swedia yang telah mendirikan IKEA pada tahun 1943, toko perabotan terbesar di dunia saat ini. Demikian disadur detikcom dari Britannica.

Ingvar Kamprad tercatat mengantongi kekayaan US$ 3,5 miliar atau setara Rp 50 triliun (kurs Rp 14.300) pada 2015 berdasarkan data Forbes. Atas kekayaan tersebut dia menjadi orang terkaya ke-497 di dunia.

Lahir pada 30 Maret 1926 di provinsi Smaland, Swedia, jiwa bisnisnya sudah diasah sejak kecil. Kamprad menunjukkan keterampilan kewirausahaan ketika dia mulai menjual korek api ke tetangga.

Pada tahun 1943, ketika usianya menginjak 17 tahun, dia mendirikan sebuah perusahaan bernama IKEA, yang namanya didasarkan pada inisialnya sendiri dan pada huruf pertama dari pertanian (Elmtaryd) dan desa (Agunnaryd) tempat dia dibesarkan. Dia awalnya menjual barang-barang seperti bingkai foto, perhiasan, dan stoking nilon melalui telepon.

Pada tahun 1948 Kamprad mulai menjual furnitur murah, dan barang dagangan baru terbukti sangat populer sehingga pada tahun 1951, IKEA mulai hanya menawarkan perabotan rumah.

Dua tahun kemudian dia membuka showroom di Almhult, Swedia. Harga perabotan IKEA yang terbilang murah kala itu, membuat marah para pesaing, dan mereka menekan pemasok Swedia untuk memboikot perusahaannya. Kamprad merespons dengan meminta IKEA merancang barang dagangannya sendiri dan dengan mengontrak bisnis asing untuk bahannya.

Pada tahun 1956, Kamprad memperkenalkan perabotan yang dirancang untuk dirakit di rumah. Itu terbukti menjadi terobosan perusahaan, menurunkan biaya pengiriman dan tenaga kerja secara signifikan dan memungkinkan pelanggan untuk dengan mudah mengangkut pulang belanjaannya.

Ukuran perabotan yang belum dirakit memungkinkan perusahaan untuk menyimpannya di lokasi penjualan ketimbang di gudang, dan pada tahun 1958 gerai ritel IKEA pertama dibuka. Selama 50 tahun berikutnya, hampir 300 toko IKEA dibuka di seluruh dunia. Toko-toko IKEA memiliki ciri khas berwarna biru dan kuning yang cerah.

Kesuksesan fenomenal IKEA menjadikan Kamprad sebagai salah satu orang terkaya di dunia di awal abad ke-21 hingga akhirnya dia tutup usia pada 27 Januari 2018 ketika menginjak 91 tahun.



Simak Video "Desainer Cilik Asal Bekasi, Karyanya Menembus Rusia Hingga Lebanon"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)