Kisah Naseef Sawiris, Orang Terkaya Mesir yang Warisi Bisnis Keluarga

ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif

Kisah Naseef Sawiris, Orang Terkaya Mesir yang Warisi Bisnis Keluarga

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 05 Apr 2022 03:30 WIB
Ilustrasi Mesir
Foto: shutterstock
Jakarta -

Nassef Sawiris menjadi salah satu pria yang sukses meneruskan kerajaan bisnis keluarga. Dia kini memimpin perusahaan ayahnya, pengusaha Mesir yang mendirikan konglomerat Orascom pada 1950.

Menyadur Success Story, perusahaan ini beroperasi di beberapa industri di Mesir, termasuk pariwisata, telekomunikasi, konstruksi, sains & teknologi, dan lain-lain.

Nassef saat ini menjabat sebagai kepala eksekutif untuk Orascom Construction Industries, dan bertanggung jawab untuk mengurus proyek konstruksi perusahaan. Dengan upaya besar dan keterampilan kewirausahaannya, dia telah menjadi salah satu orang paling terkenal dan pengusaha terkaya di Mesir.

Nassef yang lahir pada tahun 1961 menunjukkan minat pada bisnis ayahnya sejak kecil. Pada tahun 1990, dia mulai mengawasi kegiatan konstruksi Orascom Corporation, dan menjadi CEO Orascom Construction Industries pada tahun 1998. Saat ini, dia adalah anggota dewan NASDAQ Dubai, Besix di Belgia, dan NNS Holding di Luksemburg.

Dia juga menjabat sebagai direktur Lafarge. Selama beberapa tahun antara 2004 dan 2007, dia menjabat sebagai dewan direktur untuk bursa saham Kairo dan Alexandria. Di bawah kepemimpinannya, Orascom Construction Industries telah menjadi salah satu perusahaan publik paling terkenal di Mesir.

Pada akhir 2012, Nassef mengumumkan rencana investasi senilai US$ 1,4 miliar dalam pembangunan pabrik pupuk nitrogen, dengan tujuan memasok ke petani ladang jagung di Iowa. Gubernur Iowa, Terry Branstad, mengatakan bahwa itu adalah investasi terbesar yang pernah dilakukan siapa pun di negara bagian itu.

Nassef juga bekerja sama dengan Grup EBX dari Eike Batista, seorang miliarder dari Brasil, untuk membangun pabrik pupuk nitrogen di Brasil.

Dia membagi divisi konstruksi dan pupuk perusahaannya menjadi dua perusahaan publik yang berbeda. Dia juga memiliki saham yang signifikan di Lafarge dan Texas Industries.

Nassef Sawiris memiliki reputasi yang cukup baik sebagai pemimpin yang giat. Orascom Construction Industries adalah salah satu perusahaan kontraktor pengadaan, konstruksi dan rekayasa terkemuka di Mesir. Mereka beroperasi di lebih dari 25 negara di seluruh dunia, termasuk Pakistan, Korea Utara, Spanyol, Irak utara, Aljazair, Turki dan Mesir.

Itu adalah salah satu perusahaan utama di Orascom Group ayahnya, dan menghasilkan kapasitas sekitar 21 juta ton setiap tahun.

Perusahaan tersebut menjadi kontraktor konstruksi dan produsen pupuk terkemuka, dan merupakan salah satu perusahaan terbesar di Eropa, Utara Amerika, Afrika Utara dan Timur Tengah.

Grup pupuknya adalah operator dan pemilik strategis pabrik pupuk nitrogen Mesir, AS, Aljazair, dan Belanda. Di antara dua saudara pengusaha lainnya, Naguib dan Samih, Nassef ternyata adalah wajah terdepan OCI.

Dia bertanggung jawab untuk membangun Menara Kota Nil di Mesir, yang merupakan sepasang bangunan komersial 32 lantai, menerapkan sistem Manajemen Bangunan EIB/KNX. Nassef memiliki 4 anak dan tinggal di Kairo. Dia juga mengelola properti residensial di New York City.

Naseef juga diketahui sebagai pemilik klub sepakbola Loga Inggris, Aston Villa.

Forbes mencatat kekayaan bersih Nassef saat ini senilai US$ 8,3 miliar, setara Rp 118,7 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.300 per dolar AS.



Simak Video "Cara Orang-orang Terkaya di Dunia Hadapi 'Hari Kiamat' "
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT