Kisah Pendiri Uniqlo: Dari Tukang Jahit hingga Jadi Orang Terkaya Jepang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 20 Mei 2022 08:01 WIB
Orang terkaya di Jepang pemilik Uniqlo, Tadashi Yanai
Foto: Reuters
Jakarta -

Nama Uniqlo sudah banyak dikenal publik, termasuk juga di banyak kota besar yang ada di Indonesia. Bagi yang belum tahu, Uniqlo sendiri adalah perusahaan ritel fesyen asal Jepang. Sebagai rantai fesyen ternama, Uniqlo sudah membuka banyak cabang di seluruh dunia.

Di balik kesuksesan Uniqlo itu, ada sosok Tadashi Yanai yang menjadi pendiri perusahaan. Tadashi membangun kariernya dari nol, sebelum ada Uniqlo Tadashi sudah mencicipi profesi sales hingga penjahit.

Pria kelahiran 7 Februari 1949 ini memang sangat bersemangat untuk menekuni dunia bisnis sejak usianya masih muda. Usai lulus dari Universitas Waseda di Tokyo pada tahun 1971 dalam ilmu politik, Tadashi memulai kariernya dengan menjual pakaian dan peralatan dapur pria di Supermarket Jusco.

Setelah menghabiskan satu tahun di Jusco, ia keluar dari pekerjaan itu. Kemudian Tadashi bergabung dengan bisnis menjahit ayahnya, Ogori Shoji.

Tahun 1984 Tadashi memberanikan diri pindah ke daerah Hiroshima. Di sana dia memulai bisnis ritel fesyennya pertama kali dengan membangun toko Uniqlo pertama.

Terbilang sukses, hanya dalam kurun waktu sepuluh tahun, Uniqlo yang awalnya cuma toko di pinggiran kota kecil, saat itu bisa membuka puluhan toko lain. Bahkan, Tadashi juga memimpin proses go public perusahaannya melalui proses IPO pada tahun 1994.

Kini, perusahaannya memiliki lebih dari 2 ribu toko dan telah menjadi perusahaan pakaian terbesar keempat di seluruh Jepang.

Tadashi pernah menjadi orang paling kaya di Jepang selama dua tahun terakhir. Namun, predikat itu hilang sejak tahun lalu. Tadashi sempat bertengger di posisi puncak orang terkaya di Jepang menurut majalah Forbes selama dua tahun berturut-turut hingga tahun 2020. Di tahun 2021 posisinya tergeser oleh Masayoshi Son.

Saat ini, Tadashi Yanai menempati posisi ke 54 sebagai orang terkaya di dunia. Forbes mencatat harta Tadashi Yanai saat ini sebesar US$ 23,5 miliar atau sekitar Rp 336 miliar (kurs Rp 14.300).

Tadashi sendiri tercatat sebagai CEO dari Fast Retailing Co, melalui perusahaan ini Tadashi bisa memiliki merek pakaian Uniqlo yang sudah mendunia.

Bukan cuma Uniqlo, beberapa merek ternama juga berada di bawah kendali perusahaannya. Mulai dari Theory, Helmut Lang, K Brand, hingga GU.

Sederet penghargaan pun sudah diraih oleh Tadashi. Pada tahun 2012, pria ini masuk dalam daftar 50 orang paling berpengaruh versi majalah Bloomberg Markets.

Dia juga telah dianugerahi penghargaan retailer internasional pada tahun 2010 dari National Retail Federation di AS. Institut Manajemen Sanno juga memilih Tadashi sebagai presiden perusahaan terbaik pada tahun 2009.



Simak Video "Moorissa Tjokro: Berpikir Kritis Jadi Keterampilan yang Wajib Diasah"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)