Kisah Buruh Traktor Jadi Orang Terkaya Dunia Lewat Bisnis Kuliner

ADVERTISEMENT

Kisah Buruh Traktor Jadi Orang Terkaya Dunia Lewat Bisnis Kuliner

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2022 07:35 WIB
zhang yong
Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Nasib orang tak ada yang tahu. Kalimat ini mungkin cocok untuk menggambarkan sosok pengusaha Zhang Yong.

Zhang Yong berlatar belakang putus sekolah SMA. Ia juga pernah menjadi pekerja kasar menjadi buruh traktor. Siapa sangka, nasibnya kemudian berubah drastis menjadi salah satu orang terkaya di dunia lewat bisnis restoran hotpot.

Forbes mencatat, kekayaan Zhang Yong kini mencapai US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp 87,32 triliun (asumsi kurs Rp 14.800). Hal itu menempatkannya di posisi 509 orang terkaya dunia.

Zhang Yong adalah juragan restoran yang menjalankan bisnis makanan hotpot dengan bendera Haidilao. Zhang Yong mendirikan Haidilao International Holding Ltd, perusahaan induk dari jaringan restoran hotpot China Haidilao di Sichuan pada 1994.

Selanjutnya pada 2018 perusahaan tersebut go public alias melepas saham ke publik dan meraup sekitar US$ 12 miliar. Meski berasal dari China, Zhang Yong kini berstatus warga Singapura.

Zhang Yong menjalankan bisnisnya mayoritas di China. Lalu, tersebar di berbagai negara seperti Amerika Serikat (AS), Jepang, Korea Selatan dan Singapura. Penjualannya ditaksir US$ 3,8 miliar.

Bisnis Zhang Yong dimulai saat ia berusia 20-an. Waktu itu dia memutuskan berhenti jadi buruh pabrik traktor di Jianyang.

Kemudian memutuskan membuka sebuah rumah makan hanya dengan empat meja pada tahun 1994. Menariknya, Zhang Yong hanya bermodal nekat terjun ke bisnis kuliner karena sama sekali tak punya keahlian memasak.

Namun yang namanya pebisnis harus pandai-pandai meracik jurus demi merebut hati pelanggan. Zhang Yong pun menambahkan layanan jasa manikur dan semir sepatu gratis sembari pelanggannya menunggu meja kosong.

Lanjut ke halaman berikutnya.



Simak Video "Moorissa Tjokro: Berpikir Kritis Jadi Keterampilan yang Wajib Diasah"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT