ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif

Kisah Anak Miskin yang Jadi Bos Barang Mewah Berharta Rp 500 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 06 Jul 2022 07:30 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 03:  Salma Hayek and Francois- Henri Pinault attend the World Premiere of Exodus Gods and Kings at Odeon Leicester Square on December 3, 2014 in London, England.  (Photo by Anthony Harvey/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Sukses bisa didapatkan oleh siapapun. Bahkan bagi orang yang terlahir dari keluarga miskin dan tak punya gelar pendidikan. Setiap orang bisa mengubah nasibnya jika memiliki tekad yang kuat.

Seperti Francois Pinault, pria dari keluarga miskin yang sering diejek oleh teman-temannya sampai putus sekolah di bangku kelas menengah, kini punya kekayaan berlimpah.

Ujian hidup yang pada dasarnya tidak mudah dilalui, nyatanya mampu dia hadapi. Francois Pinault mengubah pengalaman negatif dalam hidupnya itu menjadi energi positif.

Francois Pinault beranjak melanjutkan hidupnya dengan tekad, konsistensi, dan kerja keras. Situasi kehidupan yang sulit membuatnya belajar banyak hal.

Setelah keluar dari sekolah menengah pada tahun 1947, dia bergabung dengan bisnis keluarganya, yaitu perdagangan kayu. Kesempatan tersebut betul-betul dimanfaatkan untuk belajar.

Pada tahun 1970-an, ketika dia sudah memiliki pengetahuan tentang bagaimana menjalankan bisnis, dia mulai membeli perusahaan perusahaan kecil dan mengubahnya menjadi perusahaan raksasa.

Pada tahun 1999, Francois Pinault mengubah arah bisnisnya ke barang-barang mewah. Lewat perusahaannya, dia telah memegang merek Gucci, Balenciaga, Saint Laurent, Alexander McQueen dan Stella McCartney. Merek produk olahraga PUMA juga telah dipegangnya.

Strategi yang diterapkan itu membantunya berhasil membangun kerajaan bisnis yang luas. Berdasarkan catatan Forbes, kekayaan Pinault dan keluarga itu kini mencapai sekitar US$ 33,6 miliar atau setara Rp 500 triliun (dalam kurs Rp 14.900).

Dengan kekayaan tersebut, Francois Pinault mampu memiliki rumah mewah, beberapa kebun anggur, klub sepak bola Perancis, teater di Paris, dan kapal pesiar mewah, serta perusahaan ekspedisi.

Francois Pinault juga mulai mengejar seni kontemporer dan modern sebagai jalan bisnis baru. Itu dilakukan untuk mencari cara berbeda dalam menghasilkan uang. Dengan keinginan itu, dia membeli Christie's, sebuah rumah lelang seni terbesar di dunia.

Francois Pinault juga adalah pemilik dari beberapa lukisan paling langka di dunia, termasuk karya-karya Picasso, Mondrian dan Jeff Koon.

Dengan rasa haus akan bisnis itu, dia juga memiliki Samsonite, Chateau Latour, Vail Ski Resort di Colorado yang merupakan properti populer untuk bermain ski.



Simak Video "Moorissa Tjokro: Berpikir Kritis Jadi Keterampilan yang Wajib Diasah"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT