ADVERTISEMENT

Ditembak saat Pidato, Begini Sosok Eks PM Jepang Shinzo Abe

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 08 Jul 2022 11:24 WIB
PM Shinzo Abe berjanji akan hadapi Korea Utara secara tegas
Shinzo Abe Ditembak saat Pidato/Foto: BBC World
Jakarta -

Bekas Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dilaporkan ditembak saat memberikan pidato di Kota Nara, Jepang. Shinzo Abe dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi tak sadarkan diri.

Seorang tersangka laki-laki telah ditahan pihak kepolisian Jepang di tempat kejadian. Mengalami penembakan saat pidato, bagaimana sih sosok Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe ini?

Berdasarkan catatan detikcom, Shinzo Abe telah menjadi perdana menteri Jepang sejak Desember 2012 setelah menang telak dalam pemilihan umum Partai Demokrat Liberal (LDP).

Itu adalah kali kedua bagi Shinzo Abe untuk menduduki posisi perdana menteri Jepang, setelah sebelumnya ia menjabat di posisi yang sama dari 2006 hingga 2007.

Dikenal sebagai elang sayap kanan, dia berasal dari keluarga politik terkenal. Ayahnya, Shintaro Abe, adalah mantan menteri luar negeri dan kakeknya adalah mantan Perdana Menteri Nobusuke Kishi.

Shinzo Abe memenangkan kursi pertamanya di parlemen pada 1993. Diangkat ke kabinet untuk pertama kalinya pada Oktober 2005, dia diberi peran penting sebagai sekretaris kabinet.

Ketika dia menjadi perdana menteri setahun kemudian, dia dipandang sebagai seorang pria yang mirip dengan citra pendahulunya Junichiro Koizumi - telegenik, blak-blakan dan dengan daya tarik populer serupa bagi para pemilih.

Meski demikian, Abe sempat terseret serangkaian skandal dan kesalahan yang dianggap telah merugikan pemerintahannya, termasuk pengungkapan bahwa pemerintah telah kehilangan catatan pensiun yang mempengaruhi sekitar 50 juta klaim.

Kerugian besar bagi LDP dalam pemilihan majelis tinggi pada Juli 2007 menjadi katalisator bagi keputusannya untuk mundur. Namun ia kembali ke panggung politik Jepang pada 2012, memperbarui mandatnya pada pemilu 2014.

Shinzo Abe terkenal karena sikap kerasnya di pertahanan Jepang, terutama dalam baris teritorial. Pada tahun 2015 ia mendorong hak Jepang untuk pertahanan diri kolektif, yang merupakan kemampuan untuk memobilisasi pasukan di luar negeri untuk mempertahankan diri dan sekutu yang diserang.

Simak Video 'Suasana Mencekam saat Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT