ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif

Dulu Nggak Mampu Beli Beras, Sekarang Terry Berharta Rp 98 Triliun

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 25 Jul 2022 07:30 WIB
Terry Gou
Foto: Reuters
Jakarta -

Terry Gou merupakan salah satu orang terkaya di Taiwan. Kekayaannya didapat dari perusahaan produsen perangkat elektronik yang dibesutnya yaitu Hon Hai Precision atau lebih dikenal dengan merek dagang Foxconn.

Dilansir dari Forbes, Senin (25/7/2022), saat ini kekayaan Terry Gou tercatat mencapai US$ 6,6 miliar atau setara Rp 98,77 triliun (kurs Rp 14.965). Atas kekayaannya itu, dia menjadi orang terkaya ke-6 di Taiwan.

Sebelum sukses seperti sekarang, Terry Gou dikenal sebagai sosok yang berprinsip, tidak korup, dan meninggalkan segala bentuk nepotisme. Moto kerjanya adalah usaha, usaha, dan usaha.

Pria berusia 71 tahun itu lebih menghargai pekerjaan dibandingkan materi yang didapat. Terbukti ketika banyak yang bertanya bagaimana Foxconn berhasil memperluas lini produknya.

Foxconn didirikan pada 1974, Terry Gou tidak membatasi bidang usaha yang dijalaninya. Dimulai dari sakelar, perangkat TV, hingga konsol game.

Krisis minyak di era 1970-an dan resesi menjadi pukulan telak bagi perusahaannya karena seorang investor yang juga temannya menarik dana dan meninggalkan manajemen. Saat itu, dirinya pun pernah hidup sulit sampai tidak mampu membeli beras.

Dengan bekal uang pinjaman dari orang tuanya, Terry Gou pun langsung memproduksi konektor untuk komponen perangkat komputer. Dia pun sering mendekati para pesaingnya demi sekedar mendapatkan nasihat.

Setelah pada titik tertentu, Terry Gou akhirnya memutuskan ekspansi ke luar negeri karena ada panggilan penjualan di 32 negara bagian Amerika Serikat (AS). Pesanan itu berasal dari Compaq Computer yang sekarang dikenal HP Inc.

Melihat semangat Terry Gou, Apple pun pada 2002 menggunakan produknya Foxconn setelah lama tidak menemukan komponen untuk power mac G5-nya.

Semua kesuksesan yang didapat Terry Gou berasal dari prinsip bersih. Prinsip itu berbeda ketika banyak orang menganggap taipan adalah seorang penjahat. Menurut Gou kebenaran merupakan jalan untuk meraih kesuksesan.

Pelajaran selanjutnya yang membuat Gou sukses adalah dipetik dari kondisi sulit. Hidup dari keluarga sederhana membuat dirinya banyak belajar kerja keras untuk mengubah situasi tersebut.

Perusahaannya, Foxconn, saat ini punya banyak klien yang merupakan perusahaan top dunia, seperti Apple, Microsoft, hingga Sony. Perusahaannya juga telah mempekerjakan sekitar satu juta orang.



Simak Video "Lockdown China Diprediksi Akan Mengacaukan Rantai Pasokan Apple"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT