ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif

Perjuangan Buruh Wanita yang Kini Jadi Orang Tajir Berharta Rp 161 T

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 01 Sep 2022 08:30 WIB
wu yajun
Wu Yajun/Foto: Longfor Properties
Jakarta -

Wu Yajun merupakan wanita asal China yang patut dicontoh. Dengan kerja keras dan ketekunannya, dirinya mampu mengubah hidupnya.

Wu Yajun pernah bekerja di pabrik sebagai teknisi yang hanya menghasilkan US$ 16 atau Rp 237.200 per bulan (kurs Rp 14.825). Sekarang berdasarkan catatan Forbes, Kamis (1/9/2022), dia memiliki kekayaan US$ 10,9 miliar setara Rp 161,60 triliun.

Siapa sangka jika Wu Yajun pernah bertahun-tahun bekerja di sebuah pabrik. Pekerjaan itu dilakoninya sebelum mendirikan perusahaan Longfor Properties, yang dilaporkan menghasilkan pendapatan US$ 10,7 miliar pada 2017.

Wu Yajun bisa dibilang berbeda dengan wanita kaya di dunia lainnya yang rata-rata karena turunan dari orang tuanya. Ketika berusia 16 tahun, dia mulai belajar di Universitas Politeknik Northwestern di Xian dan mendapatkan gelar sarjana teknik.

Setelah lulus, Wu Yajun ditugaskan untuk bekerja di sebuah pabrik milik negara di Chongqing, tempat dia bekerja selama sekitar empat tahun dengan penghasilan sekitar US$ 16 per bulan.

Pada 1988, Wu Yajun mulai bekerja selama lima tahun sebagai jurnalis yang meliput tentang properti di China Shirong News Agency. Kemudian pada 1993 dia memulai perusahaan properti dengan suaminya, Cai Kui bernama Longfor Properties.

Saat bercerai dengan suaminya pada 2012, Wu Yajun adalah wanita terkaya di China. Kekayaannya terus tumbuh meskipun sempat kehilangan hampir US$ 3 miliar setelah mentransfer 40% sahamnya ke Cai Kui.

Pada 2017, dia berada di peringkat ketujuh dalam daftar global miliarder perempuan mandiri dengan kekayaan bersih US$ 4,6 miliar. Selanjutnya pada 2003, karena kurangnya informasi publik tentang dirinya, namanya salah dieja dalam daftar orang terkaya China dan dikira sebagai pria.

Ketika ditanya mengapa dia menghindari publisitas, Wu Yajun berkata "Ya, saya tidak punya apa-apa untuk dibicarakan. Saya hanya orang yang fokus pada bisnis saya sendiri," ujarnya.

Dikutip dari SCMP, Wu Yajun sudah mengundurkan diri sebagai Chairman Longfor pada November 2018. Dia langsung memberikan 44% sahamnya kepada putrinya.

(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT