ADVERTISEMENT

Gebrakan Radikal William Ruto, Presiden Baru Kenya yang Dulunya Pedagang Ayam

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 16 Sep 2022 19:15 WIB
Deputy President and presidential candidate William Ruto leaves after casting his vote in Kenyas general election in Sugoi, 50 kms (35 miles) north west of Eldoret, Kenya, Tuesday Aug. 9, 2022. Kenyans are voting to choose between opposition leader Raila Odinga and Ruto to succeed President Uhuru Kenyatta after a decade in power. (AP Photo/Brian Inganga)
Foto: AP/Brian Inganga
Jakarta -

William Ruto menjadi sosok yang kontroversial sejak dilantik menjadi presiden Kenya. Sehari setelah dilantik, dia langsung mengambil kebijakan radikal memangkas subsidi BBM besar-besaran yang membuat harga bensin di negara itu langsung menjulang tinggi.

Ruto memangkas jumlah subsidi BBM hingga miliaran Kenyan shilling (Ksh). Subsidi BBM Kenya turun drastis dari sebelumnya Ksh 19 miliar atau Rp 2,3 triliun (kurs Rp 124) menjadi hanya Ksh 4,3 miliar atau sekitar Rp 533 miliar. Artinya total anggaran yang dihemat mencapai Ksh 14,7 miliar atau Rp 1,82 triliun.

Kebijakan radikal Ruto selaras dengan kisah hidupnya yang penuh keberanian dan perjuangan. Meski Ruto kini merupakan salah satu orang terkaya di Kenya, dulunya ia hidup miskin dan tertindas.

Ruto berhasil naik ke puncak kekuasaan setelah memenangkan persaingan melawan mantan perdana menteri Raila Odinga. Persaingan itu disebutnya sebagai pertempuran antara 'penyusup' biasa yang berjuang menyediakan makanan di atas meja, melawan dinasti elit Kenyatta dan Odinga yang telah mendominasi politik Kenya selama beberapa dekade.

"Kami ingin semua orang merasakan kekayaan negara ini. Tidak hanya segelintir orang di atas," kata Ruto, dikutip dari Africanews, Jumat (16/9/2022).

Ruto berjuang dari bawah sebelum berada di posisi ini. Perjalanannya dimulai dari awal yang rendah di Lembah Rift Kenya, jantung bagi suku Kalenjin.

"Saya menjual ayam di perlintasan kereta api dekat rumah saya saat masih anak-anak. Saya juga membayar (sekolah) untuk saudara-saudara saya," katanya Ruto.

Kekayaannya sekarang mencapai jutaan dolar dengan bisnis di sektor hotel, real estat, asuransi serta peternakan ayam yang luas.

"Tuhan telah baik kepada saya dan melalui kerja keras dan tekad, saya memiliki sesuatu," katanya menambahkan.

Dia pertama kali menginjakkan kaki di tangga politik pada tahun 1992. Setelah menyelesaikan studi di botani, dia mengepalai gerakan pemuda YK'92 yang bertugas menggalang dukungan untuk presiden otokratis saat itu Daniel Arap Saya, yang juga seorang Kalenjin.

Pada tahun 1997, ketika dia mencoba memulai karir parlementernya, Moi mengatakan bahwa Ruto adalah anak orang miskin yang tidak sopan. Tidak terpengaruh, Ruto melanjutkan persaingannya yang kemudian berhasil ia pertahankan dalam pemilihan berikutnya.

Penentangnya menuduh Ruto menyedot uang dari proyek YK'92 dan menggunakannya untuk berbisnis. Tuduhan korupsi dan perampasan tanah juga masih disematkan kepadanya. Tetapi dia membantah tuduhan itu, mengatakan dirinya siap mempertanggungjawabkan setiap koin yang dimilikinya.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT