'Bill Gates' RI Buat Perusahaan Teknologi hingga Masuk Daftar Orang Terkaya

ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif

'Bill Gates' RI Buat Perusahaan Teknologi hingga Masuk Daftar Orang Terkaya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 02 Des 2022 06:45 WIB
Otto Toto Sugiri
Toto Sugiri/Foto: Dok. DCI Indonesia
Jakarta -

Sektor teknologi Indonesia terus mulai berkembang pesat belakangan ini. Hal ini membuat nama Otto Toto Sugiri perlahan-lahan dikenal publik.

Bahkan, pria yang kini mendirikan dan menjadi petinggi di PT DCI Indonesia Tbk (DCII) ini mulai merangsek ke daftar orang terkaya di Indonesia. Pada tahun 2021, Toto Sugiri masuk ke dalam daftar orang terkaya versi Forbes.

Itu adalah tahun pertama namanya masuk ke dalam daftar orang terkaya dan langsung menembus posisi ke 19. Saking suksesnya di bidang teknologi, sosok Toto sampai mendapatkan julukan 'Bill Gates Indonesia'.

Toto kini sukses menjadi pengusaha di bidang teknologi. Perjalanan kariernya cukup mulus. Dulunya Toto kuliah di RWTH Aachen University Jerman mengambil jurusan Teknik Elektro dan Magister Teknik Informatika.

Akhirnya dia kembali ke Indonesia karena ibunya sakit. Namun ketika dia di Indonesia, dirinya justru bingung mencari kerja. Saat itu tahun 1981, di Indonesia belum ada perusahaan yang mencari programmer.

"Sangat sulit tahun 1981-1982. Cari kerja programmer di perusahaan yang punya komputer, yang butuh programmer hampir nggak ada," kata Toto.

Hingga akhirnya, dia sempat bekerja di salah satu perusahaan di Indonesia. Kemudian, berkecimpung juga dalam proyek dengan rekan kuliahnya kala di Jerman. Proyek pertama Toto membuat software yang memfasilitasi pembelian kredit untuk nelayan.

"Dari pekerjaan pertama, ada teman saya dari lulusan dari Jerman lebih senior ajak saya membuat perusahaan software lalu membuat software untuk perusahaan-perusahaan. Waktu itu ada proyek membuat software memfasilitasi pembelian kredit untuk nelayan," jelasnya.

Sepanjang kariernya, Toto mengaku tidak terbersit ingin menjadi pengusaha. Setelah bekerja dengan orang lain. Toto sempat bekerja untuk perusahaan salah satu keluarganya di Bank Bali.

"Sampai tahun 83 saya dibujuki untuk membantu perusahaan keluarga itu paman saya kebetulan pemilik Bank Bali, jadi setelah diiming-iming mau dibeliin komputer gede ok juga gitu. Akhirnya saya masuk," tambahnya.

Setelah enam tahun bekerja di Bank Bali, Toto memutuskan untuk keluar dan membuat perusahaan sendiri yakni Sigma Cipta Caraka pada 1989. Tak sendiri, perusahaan dibangun oleh beberapa rekannya juga.

Mengutip Forbes, Dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia 2021 Otto berada di urutan ke-19. Hartanya tercatat US$ 2,5 miliar atau setara Rp 39 triliun (kurs Ro 15.600).

Sementara data terkini, harga Toto sedang mengalami penurunan. Data terkini, harta Toto Sugiri mencapai US$ 1,9 miliar atau sekitar Rp 29,64 triliun.



Simak Video "Sosok 'Bill Gates' dari Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT