Boediono Didengar Menteri Lain Karena Paling Tua
Jumat, 23 Feb 2007 14:12 WIB
Jakarta - Meski menjadi pemimpin dalam tim ekonomi kabinet, namun Menko Perekonomian Boediono tetap saja merasa tak berdaya karena tak bisa memerintah menteri lainnya. Namun terkadang, menteri lainnya mendengarkan Boediono karena dianggap paling tua.Curhat itu disampaikan Boediono saat Workshop mengenai UMKM yang berlangsung di Menara Kadin, lantai 29, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (23/2/2007).Didepan para peserta workhsop, Boediono berkisah tentang masalah perpajakan yang dinilainya perlu banyak konsultasi dan pertimbangan. "Tapi kalau memang bisa kita laksanakan dengan baik dan tanpa ada bolong-bolongnya dan itu terarah pada sasaran yang benar, barangkali akan menjadi satu argumentasi yang kuat bagi kita untuk menyampaikan ke menkeu atau ke dirjen pajak," jelasnya. "Tapi saya tidak bisa memerintah mereka, Menko itu tidak bisa memerintah. Jadi hanya bisa mengkoordinasi. Kewenangan masih di tangan masing-masing menteri. Tapi kalau biasanya menko itu kalau ngomongnya bener-bener aja, ya didengar juga karena saya lebih tua dari menteri yang lain," kata Boediono sambil tertawa.
(ddn/qom)










































