Kehidupan Seks Diungkap, CEO BP Mengundurkan Diri
Rabu, 02 Mei 2007 11:01 WIB
London - Chief Executive perusahaan minyak Inggris, BP, John Browne mengundurkan diri. Keputusan itu diambil setelah media Inggris memenangkan gugatan untuk mempublikasikan kehidupan pribadi Browne yang ternyata seorang gay.Prestasi Browne yang mendapat gelar Lord di BP memang tidak diragukan lagi. Namun ternyata hanya sedikit yang tahu bahwa pria berusia 59 tahun itu ternyata tidak pernah menikah.Namun kemenangan sebuah media Inggris di pengadilan terkait hak untuk mempublikasikan kehidupan pribadi Browne akhirnya membuka lebar-lebar kehidupan pribadi Browne. Ia ternyata diketahui telah menjalin hubungan selama 4 tahun dengan seorang pria Kanada bernama Jeff Chevalier .Borwne yang menyelesaikan pendidikannya di Universitas Cambridge dan Stanford bergabung dengan BP pada tahun 1966 sebagai pegawai rendahan. Namun karirnya terus melesat dan dipindah ke Amerika Serikat (AS) dan Kanada untuk menjadi CEO eksplorasi pada tahun 1989. Browne akhirnya ditunjuk sebagai CEO untuk seluruh BP Group pada Juni 1995.Masa kerja Browne sedianya berakhir pada tahun 2008 saat ia berusia 60 tahun. Selama 5 tahun kepemimpinan Browne, kapitalisasi BP melonjak hingga menjadi 104,6 miliar pound dengan laba US$ 22,3 miliar. Harga sahamnya juga naik lebih dari 250 persen.Kinerja Browne sempat goyah menyusul terjadinya ledakan di kilang BP di Texas dan menewaskan 15 orang serta melukai 180 orang lainnya. Pemerintah AS dalam penyelidikannya pada Maret lalu menuding manajemen dibawah pimpinan Browne kurang menerapkan standar keamanan. Browne rencananya akan diganti oleh Tony Hayward, yang merupakan pimpinan eksplorasi dan produksi BP pada 1 Agustus mendatang. Namun dengan pengunduran diri ini, Hayward akan menempati pos lebih cepat. Keputusan mundur Browne ini diumumkan setelah ia gagal mempertahankan keinginannya untuk merahasiakan kehidupan pribadinya lewat pengadilan. Mantan 'partner' Browne, Jeff Chevalier sebelumnya mengungkap kehidupan pribadi selama 4 tahun."Dalam 41 tahun kehidupan saya dengan BP, saya telah menjaga kehidupan pribadi tetap terpisah dari bisnis. Saya selalu menganggap kehidupan seksualitas sebagai hal yang pribadi dan harus tetap dijaga," ujar Browne dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP, Rabu (2/5/2007)."Ini adalah masalah yang sangat mengecewakan bahwa sebuah media telah memenangkan gugatan untuk mempublikasikan kehidupan pribadi saya," sesalnya. Seperti dikutip dari BBC, Browne juga mengakui bahwa ia memang memiliki hubungan dengan Chevalier, yang kemudian memutuskan untuk menjual kisahnya kepada Associated Newspaper yang merupakan pemilik Mail on Sunday.Dengan pengunduran diri itu, BP menyatakan, Browne akan kehilangan paket pensiun 3,5 juta pounds dan kemungkinan tambahan 12 juta pounds. BP sendiri mengaku menerima pengunduran diri Browne dengan 'penyesalan yang mendalam'."Untuk seorang chief executive yang telah memberi kontribusi berharga pada sebuah perusahaan besar, ini adalah sebuah tragedi," ujar BP dalam pernyataan seperti dikutip dari situsnya.
(qom/ir)











































