Menkeu Geli Ada Impor Kondom Bekas

Menkeu Geli Ada Impor Kondom Bekas

- detikFinance
Rabu, 12 Des 2007 16:48 WIB
Menkeu Geli Ada Impor Kondom Bekas
Bali, - Menkeu Sri Mulyani bergidik ketika mendengar ada impor kondom bekas yang ditahan oleh pihak bea cukai.

"Hahaha, ih bekas lagi," ujarnya sambil tertawa ketika ditanyai wartawan di sela-sela rapat pimpinan Depkeu di Hotel InterContinental, Jimbaran, Bali, Rabu (12/12/2007).

Untuk menangani limbah bekas dari negara lain, pemerintah akan mengkaji kebijakan yang pas untuk itu. "Saya rasa policy limbah ini harus kita lihat secara komprehensif," ujarnya.

Mantan Executive Director IMF ini mengatakan, Indonesia tentunya tidak menginginkan menjadi tempat pembuangan limbah dari negara lain. Negara lain khususnya industri maju memiliki aktifitas yang menghasilkan limbah.

Negara  tersebut akan mencari teknologi untuk menghancurkan sampah itu. Jika teknologi yang murah tidak tersedia, mereka akan membuang limbah ke negara lain.

Menurut perempuan kelahiran 26 Agustus 1962 ini, jika negara tersebut berpikir untuk membuang limbah ke Indonesia, pemerintah akan menerapkan biaya yang tinggi apakah itu dalam hal proteksi atau bea masuk.

"Jadi indonesia harusnya dari sisi policy menjadikan tempat kita tujuan ekspor pembuangan limbah itu harus memberikan pricing yang benar-benar mahal sehingga mereka tidak punya insentif untuk membuang limbah," ujar ibu tiga putra putri dari perkawinan dengan Tonny Sumartono ini.
Namun demikian ada kelemahan jika tarifnya dinaikkan maupun diproteksi. "Kalau memang totally mau di-protect pake proteksi, kelemahannya kalau mau diproteksi whole (semuanya), memang gak boleh, smuggling masuk, jadi tinggal bayar beberapa oknum dia bisa buang itu. Kalau kita pakai  pricing-nya tetap ada juga kelemahan mengenai potensi itu," ujarnya.

Menkeu menjanjikan akan memperbaiki kelemahan di Bea Cukai jika ada kelemahan itu. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads