Menpera Berpantun Demi BTN

Menpera Berpantun Demi BTN

- detikFinance
Senin, 25 Feb 2008 10:49 WIB
Jakarta - Menpera Yusuf Asy’ari dikenal gigih mempertahankan keberadaan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk pembiayaan perumahan. Di setiap kesempatan Yusuf selalu mengingatkan betapa pentingnya keberadaan BTN.

Yusuf juga menjadi pihak pertama yang menolak akuisisi BTN oleh bank BUMN lain seperti yang direncanakan kementerian BUMN.

Bukan cuma lewat pernyataan kerasnya saja, Yusuf juga lihai mendukung BTN lewat pantun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat dengan Komisi V DPR bersama BI dan Menneg BUMN, Senin (25/2/2008) sang menteri meminta pemerintah menambah modal BTN dan menjadikannya sebagai policy bank khusus sektor perumahan.

Pria kelahiran Magelang, 21 Oktober 1945 ini juga menyelipkan beberapa baris pantun yang disambut tepuk tangan meriah anggota DPR.

Pantun lima bait yang sudah disiapkan politisi PKS ini dengan lancar meluncur dari mulutnya.

Dari Medan ke Padang Sidempuan terus maju ke arah Binjai
Kalau tak ada bank perumahan jangan harap urusan rumah selesai

Dari Yogya ke Solo ke Klaten setelah itu itu lewat Delanggu
Kalau tidak bisa bantu BTN setidak-tidaknya jangan diganggu

Nasi padat namanya ketupat jangan dimakan dengan abalone
Status BTN yang paling tepat adalah policy bank yang stand alone

Kalau kita memancing disawah jangan harap dapat ikan patin
Kalau ada ucapan yang salah mohon maaf dan lahir batin

Burung Irian, Burung Cendrawasih, cukup sekian terimakasih


Ayo, siapa mau balas pantun pak menteri? (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads