Yusuf juga menjadi pihak pertama yang menolak akuisisi BTN oleh bank BUMN lain seperti yang direncanakan kementerian BUMN.
Bukan cuma lewat pernyataan kerasnya saja, Yusuf juga lihai mendukung BTN lewat pantun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran Magelang, 21 Oktober 1945 ini juga menyelipkan beberapa baris pantun yang disambut tepuk tangan meriah anggota DPR.
Pantun lima bait yang sudah disiapkan politisi PKS ini dengan lancar meluncur dari mulutnya.
Dari Medan ke Padang Sidempuan terus maju ke arah Binjai
Kalau tak ada bank perumahan jangan harap urusan rumah selesai
Dari Yogya ke Solo ke Klaten setelah itu itu lewat Delanggu
Kalau tidak bisa bantu BTN setidak-tidaknya jangan diganggu
Nasi padat namanya ketupat jangan dimakan dengan abalone
Status BTN yang paling tepat adalah policy bank yang stand alone
Kalau kita memancing disawah jangan harap dapat ikan patin
Kalau ada ucapan yang salah mohon maaf dan lahir batin
Burung Irian, Burung Cendrawasih, cukup sekian terimakasih
Ayo, siapa mau balas pantun pak menteri? (ir/qom)











































