"Hari ini, saya memutuskan untuk mundur sebagai pucuk pimpinan Samsung Group. Saya juga menyampaikan permintaan maaf terdalam karena telah menyebabkan keprihatinan yang besar di publik akibat penyelidikan khusus itu," kata Lee dalam konferensi persnya, seperti dikutip dari kantor berita Korsel, Yonhap, Selasa (22/4/2008).
"Saya telah disumpah untuk membuat Samsung sebagai perusahaan kelas dunia sejak 20 tahun yang lalu, tapi saya sangat-sangat menyesal tidak bisa memenuhi janji itu," ujar Lee dengan wajah sedih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunduran diri Lee tersebut dilakukan dalam sebuah konferensi pers yang dramatis dan tidak terjadwal, dan disebut sebagai proses reformasi perusahaan Korsel itu. Samsung menyatakan, Lee akan mengundurkan diri dari seluruh posisi di Samsung.
Samsung juga akan membongkar rencana strategisnya, setelah 90 pejabatnya juga dituduh membantu Lee menyembunyikan asetnya dan menyerahkan kontrol perusahaan kepada puteranya, Jae-Yong.
Jae-Yong selanjutnya akan mengundurkan diri sebagai chief executive officer dari Samsung Electronics dan selanjutnya diperkerjakan diluar negeri dalam lingkungan yang cukup ketat.
Sembilan eksekutif Samsung lainnya, termasuk vice chairmannya, Lee-Hak-soo juga mendapat tuduhan, namun tidak ditangkap karena dinilai bisa menimbulkan gangguan manajemen yagn besar.
Lee Hak-soo sebelumnya juga menyatakan akan mengundurkan diri setelah menyelesaikan sisa pekerjaannya.
Penuntut independen Cho Joon-wooong sebelumnya menyatakan telah menemukan 4,5 triliun won aset Lee yang tersembunyi plus saham atas nama eksekutif Samsung. Penyelidikan juga menemukan adanya penghindaran pajak senilai 112,8 miliar won.
(qom/ir)











































