Korban PHK, Mending Lamar Kerja Baru atau Buka Bisnis?

Siti Fatimah - detikFinance
Minggu, 05 Sep 2021 18:58 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Getty Images/iStockphoto/AntonioGuillem
Jakarta -

Terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di masa pandemi COVID-19 tentunya bukan kabar yang mengenakkan. Hal itu terjadi karena berbagai faktor misalnya seperti daya tahan perusahaan yang melemah karena tidak ada pemasukan selama pandemi ataupun faktor lainnya.

Terlepas dari itu semua, terkadang seseorang mengalami fase kebingungan antara memilih mencari lowongan pekerjaan baru atau mencoba peruntungan untuk memulai bisnis sendiri.

Chairman Asosiasi Praktisi dan Profesional ADM Future HR (FTHR) Audi Lumbantoruan mengatakan, untuk mengatasi kondisi tersebut kuncinya yaitu membuka diri untuk peluang bekerja yang baru terlepas itu bisnis sendiri atau pekerjaan di perusahaan lain.

"Intinya jangan duduk diam dan berpangku tangan, nggak. Harus segera berfikir bahwa apa yang bisa saya lakukan dari apa yang saya mampu, dari apa yang saya sukai untuk bisa segera menghasilkan pendapatan baru," kata Audi saat dihubungi detikcom, Minggu (5/9/2021).

Praktisnya, Audi mengatakan, di masa pandemi COVID-19 ini harus mulai melihat segala peluang yang ada. Misalnya dengan belajar keahlian baru dan keterampilan baru sehingga tidak terpatok pada kemampuan yang sudah dimiliki saat bekerja saja.

"Misalnya dia sering bekerja di perusahan retail dan ketemu dengan banyak orang atau misalnya katakanlah dia harus bertransaksi dengan orang langsung face to face, karena mungkin sekarang dia dirumahkan atau kehilangan pekerjaan mau nggk mau kan dia harus mencari kesempatan, kesempatan itu bisa dimulai dengan banyak hal dari yang mulai dia sukai dulu misalnya dia punya hobi fotografi, berkebun ataupun juga merangkai cerita dan menulis," paparnya.

Dari hobi tersebut dapat disalurkan menjadi sumber pendapatan daripada belajar yang akan memakan waktu banyak. "Dari situ orang tersebut harusnya bisa memilih mana yang benar-benar bisa diuangkan misalnya yang tadinya hobi fotografi sekarang virtual workshop, yang hobinya berkebun dia bisa bikin vlog atau hobinya mengumpulkan pernak pernik siapa tahu bisa dijual dan diperdagangkan online, nah ini hal baru," katanya.

Lalu bagaimana jika tidak memiliki minat dan ketertarikan pada hal tertentu? Audi mengatakan, hal itu tentu tidak masalah dan tidak jadi soal karena masih banyak jenis pekerjaan yang dibutuhkan di masa pandemi ini.

"Kuncinya dia mau membuka diri dengan lamaran pekerjaan baru misalnya dia tadinya di pabrik mungkin akhirnya dia sekarang jasa kurir, kalau misalnya dia keahliannya hanya bisa membuat kerajinan tangan, dia bisa melakukan penawaran kepada perusahaan-perusahaan atau agen-agen yang mencari pemasok baru," pungkasnya.

Terakhir, pilihan tetap berada di tangah masing-masing. Jika ingin berbisnis maka mulailah dari hobi atau hal yang disukai dan jika berminat mencari pekerjaan baru maka terbukalah dengan jenis pekerjaan apapun.

(dna/dna)