Wawancara Menteri Perhubungan

Jonan: Saya Nggak Mau Lihat Pelabuhan Seperti Bioskop Tua

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 05 Jan 2016 11:09 WIB
Jakarta -

Setelah memoles bandara-bandara milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sehingga tampil kinclong, kini Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mulai membenahi pelabuhan yang juga berada di bawah otoritas Kemenhub.

Totalnya ada 1.241 pelabuhan milik Kemenhub yang masuk dalam radar Jonan untuk dibenahi secara bertahap. Berikut petikan wawancara detikFinance dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan usai mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Provinsi Papua Barat, akhir pekan lalu:

Selain Bandara, program apa lagi yang jadi prioritas di tahun 2016?‎
Kita ada juga selain bandara itu peningkatan kapasitas untuk pelabuhan, ada juga untuk perkeretaapian. Total ada Rp 24 triliun untuk peningkatan kapasitas.

Berapa jumlah pelabuhan yang dikelola Kemenhub saat ini?
Pelabuhan yang dikelola kementerian Perhubungan kan ada banyak (Data Kemenhub: 1.241 atau 90% dari total jumlah pelabuhan yang ada di Indonesia) itu akan kita benahi bertahap. Nggak mungkin semua sekaligus, tapi bertahap karena anggarannya kan terbatas.

Apa saja yang akan dibenahi?
Untuk pelabuhan itu ingin kita tingkatkan kapasitasnya, terminalnya, pelayanannya. Semua kita benahi. Saya nggak mau ada lihat orang keleleran (terlantar) di pelabuhan lagi. Nggak bisa masuk, antre panjang. Saya juga nggak mau lihat lagi itu ada pelabuhan bentuknya seperti bioskop tua. Orang takut ke pelabuhan. Saya ingin orang ke pelabuhan itu seperti orang ke bandara, nyaman.

Setelah direnovasi dan jadi kinclong, bagaimana pengelolaannya?
Sama dengan Bandara. Kita akan buatkan BLU (Badan Layanan Umum) juga.

Bagaimana proses pembenahan pelabuhan itu sekarang?
Sekarang sedang proses juga. Kita sedang ngebut, jadi kerjakannya nggak satu-satu. Semua jalan barengan. Bandara juga, pelabuhan juga.

(hns/ang)