Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 20 Des 2019 17:10 WIB

Sederet 'Biang Kerok' Tol Japek Layang Bergelombang

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) atau Japek layang telah dibuka sejak akhir pekan lalu. Tol yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini membentang sepanjang 36,4 kilometer (km).

Seiring dibukanya jalan tol layang ini, para pengguna jalan justru banyak mengeluarkan kritik dan keluhan. Sebabnya, kondisi jalan tol Japek layang ini dinilai terlalu bergelombang untuk para pengendara.

Ada yang menilai gelombang ini terlalu hebat sehingga mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan pengemudi. Gelombang yang akhirnya menimbulkan goncangan ini bahkan disebut membuat pengendara mual.

Banyak masyarakat yang membandingkan Japek layang dengan jalan tol Tanjung Priok layang maupun jalan layang Antasari yang terasa mulus. Lantas, mengapa ada perbedaan kenyamanan? dan mengapa jalan tol Japek ini tampak begitu bergelombang?

Tim detikcom mendapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Direktur Operasional PT Waskita Karya (Persero) Bambang Rianto selaku salah satu kontraktor jalan tol Japek layang pekan ini.

Berikut wawancaranya:
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com