Wawancara Khusus Freddy Widjaja

Anak Bos Sinar Mas Buka-bukaan soal Gugat Saudara Demi Aset Rp 737 T

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2020 09:10 WIB
Freddy Widjaja
Foto: Anisa Indraini

Anda sudah pernah mengajukan penetapan sebagai anak dan disetujui. Cuma persoalannya orang tua tidak ada akta catatan sipil, apakah mengganggu proses gugatan sekarang?

Negara kita ini menganut sistem monogami, perbedaannya antara umat muslim dan non muslim adalah umat muslim kan di KUA, kalau non muslim itu kan catatan sipil. Catatan sipilnya itu kan hanya boleh satu, makanya nggak bisa. Tapi perkawinan sah menurut agama, hanya saja tidak dicatatkan di catatan sipil. Itu lah istilahnya yang benar. Sebenarnya kami ini semua sama cuma nggak ada catatan sipil. Nggak mengganggu proses gugatan ini. Malah yang ngomong seperti itu harus hati-hati. Konsekuensinya lihat saja nanti tunggu saja.

Jika saudara tiri kelola aset Sinar Mas, Anda kelola apa dan sebagai apa?
Semuanya cari makan sendiri-sendiri di luar grup Sinar Mas. Saya pernah bekerja di usaha perkebunan pernah, tapi ya namanya pertama kali tahun 1993 waktu saya lulus Master dari Amerika saya balik ke Indonesia saya cari makan dong, saya kerja sampai akhirnya saya punya perusahaan kecil-kecilan sekarang. Dulu saya ada perkebunan, ada kelapa sawit, perusahaan reklamasi, semua kecil-kecilan tapi yang sehat saja sekarang tinggal perkebunan yang di Indonesia, yang lain saya tutup. Tadinya saya ada usaha pasir laut, sedot pasir laut ekspor Singapura. Saya punya kuasa pertambangan (KP) di Pulau Bintan, tapi karena waktu itu ditutup kita nggak bisa lanjutin ekspor lagi.

Ada berapa?
Saya belum Tbk jadi belum bisa ngomong, ada lah. Sekarang saya lagi fokus di Manila di sektor reklamasi. Tapi karena Manila sekarang lagi lockdown dan juga lagi kasus COVID gini makanya saya ada di sini. Biasanya saya nggak ada di sini, saya ada di Manila.

Tapi bagaimana hubungan yang terjalin selama ini dengan saudara tiri lainnya?
Biasa-biasa saja. Terakhir contact-an pada saat bagi-bagi warisan itu saja. Ada yang WA lainnya, setelah itu pada menghilang semua. Dulu waktu Ayah kita sakit setiap hari kumpul di Singapura kecuali ada satu orang yang sudah berkewarganegaraan Kanada. Jadi dulu sebenarnya hubungan biasa-biasa saja.

Halaman


Simak Video "Polri Gelar Perkara Awal Dugaan TPPU Bos Sinarmas Kamis Besok"
[Gambas:Video 20detik]

(fdl/fdl)