Wawancara Khusus Bos J&T

Buka-bukaan Bisnis Ekspedisi di Tengah Pandemi, Untung Atau Buntung?

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 28 Sep 2020 06:39 WIB
CEO J&T Robin Lo
Foto: CEO J&T Robin Lo

Bagaimana dengan yang ada di Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand dan Singapura? Boleh dijabarkan masing-masing perkembangan di sana seperti apa? Ada peningkatan transaksi juga? Berapa besar peningkatannya?
Sebenarnya sama peningkatan transaksinya kalau kita lihat itu kurang lebih sama seperti di Indonesia.

Rata-rata 30-40%-an ya?
Iya.

Boleh dijabarkan tantangan di masing-masing negara tersebut seperti apa?
Sebenarnya kalau saya jabarin satu per satu itu agak susah ya. Tapi ya sebenarnya simple. Ketika kita masuk ke negara-negara lain, menurut saya itu ada beberapa tantangan utama. Yang pertama adalah kita bilang letak geografis yang berbeda, tapi bagi kita itu hal bagus, kayak pertama kali kita mulai itu sudah di Indonesia yang notabene nya kita terdiri dari 17.000 lebih pulau kan. Jadi sebenarnya ketika kita misalnya masuk ke Malaysia, Thailand itu bagi kita sudah cukup mudah. Karena mereka itu negara daratan bukan negara kepulauan seperti Indonesia.

Sedangkan yang cukup mirip dengan Indonesia seperti Filipina, juga sebenarnya Filipina itu kan tidak segede Indonesia. Jadi sebenarnya, tantangan secara geografis itu masih Oke ya.

Kedua bagi kita sebenarnya tantangan secara kebudayaan. Karena mungkin kebudayaan masing-masing negara itu kan beda, atau mungkin kebudayaan masing-masing kota itu beda. Itu yang menurut saya agak susah. Jadi misalnya kebiasaan karyawan di Indonesia itu sama kebiasaan karyawan di Vietnam atau Thailand itu beda-beda. Nah itu menurut saya cuma perlu kita butuh waktu penyesuaian doang yang lainnya sebetulnya tidak ada lagi.

Ketiga adalah gimana cara kita harus mengikuti kebijakan pemerintah yang berbeda-beda di negara yang berbeda-beda, dan itu juga sebenarnya cuma masalah waktu. Menurut saya ketika kita ekspansi ke negara lain cuma ada 3 poin penting ini jadi geografi, kebudayaan sama pemerintah.

Ada rencana ekspansi ke negara lain selain yang sudah diduduki saat ini? Negara apa? Dan kapan mau mulai ekspansi lagi? Kalau tidak ada alasannya apa?
Jadi saat ini sebenarnya kita belum ada rencana karena kenapa, karena yang kita mau adalah saat ini kita mau stabilkan market kita di China dulu. Dan semua orang tau bahwa market di China itu adalah market paling kompetitif di dunia. Jadi menurut kita kalau kita belum bisa stabil di China maka kita tidak akan berani ekspansi ke negara lain.

Kalau belum ada niat ekspansi, apa saja rencana bisnis J&T express dalam waktu dekat ini?
Jadi target kita ketika kita masuk di setiap negara itu kita selalu mau menjadi minimal top 2 atau top 3 daripada logistik atau pengiriman di negara tersebut. Jadi target kita selalu sama kalau suatu saat kita sudah bisa jadi top 2 atau top 3 itu kita bakal ekspansi lagi ke negara lain

Halaman


Simak Video "Sara Djojohadikusumo: Politik Perempuan, Anak, dan Keluarga"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)