Wawancara Khusus Penyelenggara MotoGP Mandalika

Penyelenggara Buka-bukaan Canggihnya Sirkuit MotoGP Mandalika

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 07:00 WIB
Sirkuit Mandalika
Foto: dok. Polda NTB
Jakarta -

Indonesia tidak lama lagi bakal memiliki sirkuit MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Nantinya, sirkuit Mandalika tersebut bakal dijadikan tempat gelaran MotoGP pada musim 2021.

Chief Strategic and Communication Officer Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Happy Harinto selaku penyelenggara optimis balapan 'kuda besi' tersebut tetap terselenggara di Indonesia meskipun ada pandemi virus Corona (COVID-19). Dia pun enggan menanggapi orang-orang yang meragukan acara tersebut akan berjalan lancar.

"Ragu, nggak yakin atau pesimis dari pendapat orang sah saja buat kami, silakan saja. Tapi kan kami yang bekerja di sini, kami yang tahu. Kami tetap optimis, kami nggak ragu, tetap jalan. Yang kita tahu kita harus men-deliver MotoGP ini 2021. Seberat apapun pekerjaan, sesulit apapun pekerjaan itu yang harus kita tuntaskan," kata Happy saat wawancara khusus bersama detikcom, Selasa (17/11/2020).

Happy membeberkan sejumlah kecanggihan fasilitas yang dimiliki sirkuit MotoGP Mandalika, yang diklaim tidak kalah dengan sirkuit megah lainnya yang ada di luar negeri. Dia juga bicara soal tarif tiket dan manfaatnya untuk ekonomi Indonesia.

Semua itu dikupas dalam wawancara eksklusif detikcom bersama Chief Strategic and Communication Officer MGPA, Happy Harinto berikut:

MotoGP Mandalika banyak diragukan, salah satunya sempat oleh orang terkaya Indonesia Dato Sri Tahir. Seberapa yakin ini bisa sukses dilaksanakan di 2021 dengan situasi Pandemi seperti ini?
Ragu, nggak yakin atau pesimis dari pendapat orang sah saja buat kami, silakan saja. Tapi kan kami yang bekerja di sini, kami yang tahu. Kami tetap optimis, kami nggak ragu, tetap jalan. Yang kita tahu kita harus men-deliver MotoGP ini 2021. Seberat apapun pekerjaan, sesulit apapun pekerjaan itu yang harus kita tuntaskan.

Saat ini progres pembangunan infrastrukturnya bagaimana?
Progres pembangunan MotoGP Mandalika sendiri saat ini masuk dalam tahap layer atas, artinya sudah masuk bahwa groundwork sudah ke 87,5%, kemudian ada ground improvement itu sudah 97,31% nyaris sebentar lagi. Kemudian pengaspalan lapis sudah mencapai 23,7%. Kita juga punya tunnel yang sudah kita kerjakan, Desember itu sudah bisa selesai. Ada tunnel sisi utara panjangnya sekitar 65,5 meter, tunnel di bagian selatan itu juga sudah hampir selesai dengan panjang 119,4 meter dengan kedalaman itu 6 meter. Jadi pekerjaan-pekerjaan itu lah yang kita lakukan.

Sementara untuk pekerjaan yang lain ada yang namanya service road inner, service road outer ataupun track lain itu juga sudah kami siapkan. Artinya pekerjaan ini kita siapkan untuk mengejar homologasi dari FIM (Federasi Sepeda Motor Internasional). Ketika FIM berkunjung, kami kalau dari sisi desain sirkuit sudah ter homologasi. Kemudian sekarang masuk sirkuit homologasi, artinya setelah desain disetujui, kemudian masuk pembangunan homologasi mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar. InsyaAllah semuanya bisa berjalan lancar karena sampai saat ini pun kita juga mengerjakannya siang-malam.

Desain sirkuit sudah ter homologasi. Sirkuit homologasi itu berbeda lagi, di dalam sirkuit homologasi itu, homologasi saya jelaskan ya yang kemarin ramai itu, homologasi macam-macam. Jadi grade-nya di dalam sirkuit itu kita punya grade macam-macam, FIM itu punya sirkuit grade A, grade B, grade C, grade D, sampai F. Sirkuit kita, sirkuitnya Indonesia yang ada di pulau Lombok Mandalika ini masuk di dalam grade A. Jadi di dalam sebuah sirkuit baru kita butuh di homologasi, jadi di homologasi itu macam-macam.

Ketika nanti FIM datang yang di cek itu misalnya run-off areanya seperti apa, paddock-nya seperti apa, gravel-nya seperti apa, medical center-nya seperti apa. Di dalam medical center pun macam-macam itu ada software dan hardware. Software juga macam-macam bagaimana dokternya, bagaimana paramedis-nya. Di hardware juga berbeda lagi, hardware itu ada komponen-komponen yang harus kami sediakan mengikuti standarnya FIM. Bagaimana marshal-nya, jumlahnya berapa, di mana posisi akan ditempatkan. Jadi yang namanya homologasi seperti itu, banyak hal yang harus kami siapkan dan kami siap.

Lanjut ke halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3