Wawancara si Raja Kasino:
Sukses Karena Selalu Tampil Beda
Kamis, 30 Agu 2007 09:59 WIB
Macau - Sheldon Adelson kini boleh jadi merupakan salah satu raja Kasino tersukses. Berbagai resort kasino yang digarapnya menuai sukses. Adelson pun menjadi orang terkaya ke-3 di Amerika Serikat dan ke-19 di seluruh dunia versi Majalah Forbes.Pria kelahiran Boston, AS ini padahal hanya memulai 'karirnya' sebagai tukang koran. Namun perlahan tapi pasti berbagai resort perjudian sukses dibangunnya.Sebut saja, Las Vegas Sands Corp, Sands Casino Macau, Sands Casino Singapura. Sebagai salah satu kota yang melegalkan judi, Adelson pun melirik Macau untuk dijadikan Las Vegas-nya Asia."Yang lain masih bermimpi, tapi saya sudah mewujudkannya," ujar Adelson, yang merupakan CEO Las Vegas Sands Corp ini saat pembukaan Venetian Macau Resort, Selasa (28/8/2007) lalu. Bagaimana jatuh bangunnya bapak lima anak yang memiliki kekayaan sekitar US$ 15,6 miliar ini?Berikut wawancara wartawan dengan Adelson, termasuk reporter detikFinance Puteri Fatia, di Venetican Macau Resort, Rabu (29/8/2007).Bisa ceritakan kunci sukses bisnis anda ?Saya mengubah status quo dari semua bisnis yang saya jalankan. Saya telah menjalani 50 jenis bisnis sejak 62 tahun lalu. Dan saya selalu melakukan semuanya secara berbeda dengan lainnya. Itulah yang membuat saya sukses.Anda memiliki puluhan ribu pegawai di seluruh dunia. Bisa ceritakan bagaimana gaya kepemimpinan anda ?Saya membuat orang bisa melihat cahaya di depan. Saya memberikan reward tidak hanya uang dan fasilitas, tapi juga pendidikan dan pengalaman. Saya selalu mendorong staff saya untuk maju dan mendapat peningkatan dalam karir.Anda terlihat selalu yakin dengan yang anda lakukan ?Saya mengubah status quo di semua bisnis dan saya tidak pernah sekalipun gagal. Lakukan perubahan, jangan hanya sekadar perbedaan. Saya pernah memiliki bisnis tur lalu kurang lancar karena perusahaan penerbanganya kurang baik. Lalu yang saya lakukan adalah membeli pesawat dan menggabungkannya secara vertikal dengan bisnis hotel dan travel yang sudah ada. Tidak ada orang yang pernah melakukan itu.Kapankah masa paling menyedihkan selama anda dalam bisnis ini ?Saya tidak pernah. Banyak yang tidak percaya, tapi saya tidak pernah merasakan itu.Saingan saya pernah mengatakan kalau saya hanya mengeruk keuntungan di sini dan membawanya keluar negeri. Dan itu salah. Sejak 5 tahun saya berbisnis di sini saya tidak pernah membawa keluar satu dolarpun dari sini. Semua uang yang saya hasilkan, saya gunakan untuk investasi kembali di sini.Saya adalah investor swasta terbesar yang pernah ada di Asia. Dalam 4 tahun ke depan saya akan menginvestasikan US$ 12 miliar di sini.Sands Casino yang saya buka disini mencatat titik balik pada tahun pertama mereka beroperasi. Dan itu hanya dari bisnis kasin o. Sedangkan di Venetian Macau Resort ini kasino hanya 5% dari seluruh bangunan.Apa tantangan terbesar berbisnis di Macau ?Masalah transportasi. Bagaimana orang-orang bisa menuju sini. Awalnya tidak banyak ferry yang beroperasi, lalu saya membeli 10 ferry dan rencananya 40 lagi dalam waktu mendatang. Saya juga akan membangun terminal ferry 10 menit dari resort ini.Bagaimana dengan ekspansi bisnis. Apa ingin melakukan sesuatu yang belum dilakukan orang ?Saya melakukan sesuatu yang berbeda dari orang lain, bukan dari saya sendiri. Saya bergerak di bidang integrated resort. Menyatukan convention, hotel, dan judi (gaming). Tidak ada yang melakukan hal seperti saya. Ke depannya saya akan membuat duplikasi cotai resort ini di beberapa tempat lain. Saya ingin membangun kota dengan resort yang terpadu, tidak sekadar kasino.Market value saya setara atau lebih dari dua resort besar digabungkan. Bursa saham sudah menilai itu. Tujuan perusahaan komersil adalah untuk menghasilkan uang dan saya telah melakukannya.Itulah yang anda lakukan dalam bisnis. Melihat peluang dan memanfaatkannya.
(qom/ir)











































