Saatnya Politisi Melirik Bursa

Wawancara Dirut BEI (4)

Saatnya Politisi Melirik Bursa

- detikFinance
Jumat, 28 Des 2007 10:53 WIB
Jakarta - Tahun 2008 akan diwarnai oleh persiapan pemilu tahun 2009. Banyak pihak yang menyangsikan pergerakan lantai bursa akan mulus karena ada faktor tersebut.

Namun Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah tetap merasa optimistis lantai bursa akan terus tumbuh positif ditengah persiapan pemilu. Sejumlah target tetap dipasang oleh bursa hasil merger BEJ dan BES itu.

Untuk mengetahui rencana BEI di tahun 2008, detikFinance mewawancarai Erry diruang kerjanya, Gedung BEJ, Kamis (28/12/2007).

Tahun 2009 kan akan ada pemilu, apa dampaknya bagi bursa?


Orang selalu khawatir mengenai pemilu, pasar modal kita sudah aktif sejak 1988, setap kali pemilu khususnya 2-3 kali belakangan ini pasar modal malah dapat respon positif, likuiditas naik, indeks naik. Jadi tidak perlu dikhawatirkan, orang kan khawatir pemilu akan ada konflik dan pertumpahan darah tapi pemilu kita selama ini aman-aman saja. Masyarakat semakin hari juga semakin matang dengan politik. Pemilu bagi saya bukan hambatan, malah partai menurut saya butuh pasar modal untuk cari uang, uangnya diputar dulu.

Tahun 2008 nanti seoptimis apa dibanding 2007?


Kita lihat 2007, ekonomi kita tumbuh dengan cukup bagus. 2008 dengann kondisi yang dibuat pemerintah juga kita harapkan tumbuh dengan positif. Memang harga minyak sudah mendekati US$ 100 per barel lalu ada subprime. Tapi kenaikan harga minyak tidak hanya kita yang kena, seluruh dunia kena.

Subprime kita tidak terkena dampak langsung, tapi memang ada dampak di Amerika dan Eropa. Ini juga hal positif karena akibat subprime investor mencari tempat yang lebih menguntungkan dan lebih aman dalam berinvestasi. Yang dicari adalah emerging market. Kita menjadi tujuan adalah karena disamping kita baru keluar dari krisis dan menuju ke tinggal landas, kita masih punya banyak keuntungan dari sumber daya alam dan komoditi. Ini memang menunjang pertumbuhan ekonomi kita dibanding negara-negara lain di kawasan. Pasar kita masih punya daya tarik dibandingkan pasar lain, sekarang bagaimana kita bisa menangkap momentum ini dengan baik.

Dengan pertimbangan itu tahun depan indeks diprediksi akan tumbuh berapa persen?

Menurut saya dengan kondisi seperti ini 20-25% di 2008 merupakan target yang cukup konservatif .

Untuk emiten 2008 bagaimana?

Tahun 2008 kita targetkan ada 30 dan responsnya positif karena sudah banyak yang berhubungan dengan kita menyatakan minatnya, mudah-mudahan bisa terlampaui.

Calon emitennya dari sektor apa saja yang banyak?

Campur, mulai dari bank, pertambangan, migas. Yang sudah ketemu kita ada 15.

Ada BUMN-nya?

Kita belum ketemu BUMN.

Kalau tahun ini banyak listing yang menumpuk di akhir tahun, tahun depan bagaimana?

Tahun depan dari Januari-Februari sudah ada yang listing.

Apa yang membuat target tahun-tahun sebelumnya tidak tercapai, sementara tahun ini bisa tercapai dan tahun depan juga optimis?


Pertama mungkin suasana pasar modaldan perekonomian yang membaik. Suasana pasar modal dianggap mulai positif oleh mereka, sehingga valuasinya sudah dianggap cukup menarik. Mereka juga melihat transparansi menjadi ukuran untuk bisa sukses kedepannya.


(qom/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads