detikfinance

Korea Jadi Konsultan Reformasi Perbendaharaan Depkeu

Suhendra - detikfinance
Jumat, 10/07/2009 12:12 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Perusahaan konsultan asal Korea yaitu LG consultant resmi terpilih sebagai konsultan sistem perbendaharaan dan anggaran negara (SPAN) Departemen Keuangan. LG concultant rencananya akan menjadi konsultan selama 2 tahun ke depan, setelah melalui proses tender.

"SPAN ini kan adalah program reform untuk memperbaiki sistem perbendaharaan negara, kebetulan konsultan yang menang itu sesuai dengan proses tender sesuai dengan ketentuan Bank Dunia adalah perusahaan dari korea LG CNF, perusahan konsultan, yang sudah berskala internasional," kata Sekjen Departemen Keuangan Mulia P. Nasution usai acara penandatanganan di kantor Departemen Keuangan, Jakarta, Jumat (10/7/2009).

Meskipun memiliki konsultan dalam program ini, ia mengatakan tim Departemen keuangan akan tetap menjadi penentu keberhasilan program SPAN beberapa tahun ke depan.

"Mereka sebagai konsultan, pemerintahnya juga mendukung, sepenuhnya makanya dubesnya hadir," ucapnya.

Dikatakannya program SPAN ini merupakan bagian dari program GFMRAP (Government Financial Management and Revenue Administration Project ), terpilihnya LG Korea, kata dia, setelah melalui proses yang lama dan panjang.

"Ini bisa diselesaikan 2 tahun, setelah itu tinggal lihat implementasinya, perbaikan sistem pelayanan, pengolahan kas, pembayaran," jelasnya.

Seperti diketahui SPAN merupakan salah satu bagian dari target proyek GFMRAP. Proyek GFMRAP rencananya akan diselesaikan dalam kurun waktu 12 tahun (2004-2015) yang dibagi dalam 3 fase, yakni GFMRAP-1 (2004-2008), GFMRAP-2 (2006-2010) dan GFMRAP-3 (2010-2015).

Lahirnya proyek GFMRAP merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan ide reformasi di bidang keuangan negara yang telah dirumuskan dalam Buku Putih, Reform of the Public Financial Management System in Indonesia tahun 2003.

Proyek GFMRAP yang sebagian besar dananya dibiayai melalui pinjaman Bank Dunia tersebut merupakan inisiatif pemerintah Indonesia, yang pada bulan Oktober 2003 mengajukan proposal proyek tersebut kepada Bank Dunia.

Ruang lingkup SPAN meliputi fungsi penyusunan anggaran, manajemen otoritas pembelanjaan (spending authority ), manajemen komitmen, manajemen pembayaran, proses penerimaan negara, modul akuntansi (general ledger dan chart of accounts ), manajemen kas, pelaporan, dan pemeliharaan data tabel referensi.


(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.