Follow detikFinance
Senin, 08 Des 2014 12:47 WIB

Jokowi Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 7%, Bank Dunia: Mungkin Saja

- detikFinance
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya target pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai angka 7% pada masa pemerintahannya. Menurut Bank Dunia, target ini bisa dicapai dengan pembenahan infrastruktur dan birokrasi.

Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop menilai, target tersebut bisa saja tercapai jika pemerintahan Jokowi menerapkan reformasi birokrasi dan membuat kebijakan yang mendukung pertumbuhan infrastruktur.

"Pertumbuhan ekonomi 7% di jangka menengah mungkin. Tergantung jenis reformasi dari rencana-rencana yang sudah disampaikan," tuturnya di acara Laporan Perkembangan Triwulan Perekonomian Indonesia oleh Bank Dunia, di Soehanna Hall, The Energy Building, Jakarta, Senin (8/12/2014).

Diop menyebutkan, Bank Dunia mematok proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan hanya berkisar di angka 5,2%. Lebih rendah dari perkiraan awal yang dirilis Juli 2014 yaitu 5,6%.

Bank Dunia juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 menjadi 5,1%. Lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 5,2%. Pemangkasan proyeksi tersebut akibat melemahnya pertumbuhan investasi dan ekspor Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan 5,2%, tahun 2016 5,5%. Pada 2015-2018 pertumbuhannya bisa lebih tinggi," katanya.

Namun begitu, kondisi perekonomian global yang juga berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia akan menjadi hambatan bagi Indonesia. Pemerintah perlu melakukan berbagai reformasi kebijakan untuk mengimplementasikan program-programnya agar pertumbuhan ekonomi terdorong lebih tinggi.

"Ada pengaruh global ke depan, tapi bisa dikendalikan. Pemerintah perlu melakukan reformasi kebijakan. Ada faktor global yang bisa membuat pertumbuhan ekonomi 7% sulit, jadi perlu waktu. Tapi mungkin bisa, lihat nanti," terangnya.

(drk/hds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed