Follow detikFinance
Jumat 10 Feb 2017, 17:32 WIB

Adhi Karya Akan Talangi LRT Jabodebek Rp 7 T Tahun Ini

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Adhi Karya Akan Talangi LRT Jabodebek Rp 7 T Tahun Ini Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk menjadi kontraktor pembangunan moda transportasi Light Rapid Transportation (LRT) yang berlokasi di Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Kontrak pengerjaan proyek ini akhirnya diteken hari ini, antara Adhi Karya dengan Kementerian Perhubungan.

Meski kontrak sudah diteken, namun skema pembiayaan proyek bernilai Rp 23,3 triliun ini belum juga diputuskan. APBN tidak sanggup membiayai seluruh nilai proyek ini.

Adhi Karya sudah lama menalangi proyek ini terlebih dahulu. Nilai proyek yang sudah ditalangi Adhi Karya adalah Rp 2 triliun, yang berasal Penyertaan Modal Negara (PMN) di 2015 sebesar Rp 2,4 triliun dan sisanya kas internal perusahaan.

Baca juga: https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3416446/adhi-karya-sudah-talangi-proyek-lrt-jabodebek-rp-2-triliun

Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto, mengatakan tahun ini pihaknya kembali menalangi proyek ini senilai Rp 7 triliun, untuk mengejar target progres pembangunan sebesar 40%. Adapun progres pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama ini sekitar 13%.

"Rp 7 T untuk tahun ini, Adhi karya sudah siap untuk mendanai urusan pendanaan itu, untuk target rampung tahun ini 40%," katanya saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Adapun dana Rp 7 triliun tersebut, kata dia, akan dicari sumber pendanaannya dari obligasi dan pinjaman perbankan yang akan dilakukan secara bertahap.

Meski demikian, ia mengaku saat ini proses obligasi masih pada tahap pemilihan beauty contest untuk penjamin emisi atau underwritter.

Baca juga: https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3416466/500-tiang-proyek-lrt-jabodebek-sudah-terbangun

"Sumber dananya dari obligasi dan perbankan. Saat ini masih penunjukan underwritter. Besarnya Rp 7 triliun secara bertahap. Itu ada dari bank BUMN dan swasta juga ada," tutur Budi.

Baca juga: https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/3415206/apbn-tidak-sanggupi-pembiayaan-lrt-jabodebek

Ia mengatakan, kas perusahaan saat ini masih cukup melakukan pendanaan untuk pekerjaan LRT yang masih terus berlangsung. Untuk itu ia mengaku optimis, target pengerjaan LRT sebesar 40% hingga akhir tahun bisa terlaksana.

"Kira-kira sampai pertengahan cukup lah (pendanaan). Masih optimis," tukasnya.



(wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed