Susi: Masih Ada yang Tangkap Ikan di RI, Tapi Tak Lapor

Susi: Masih Ada yang Tangkap Ikan di RI, Tapi Tak Lapor

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 23 Feb 2017 21:30 WIB
Susi: Masih Ada yang Tangkap Ikan di RI, Tapi Tak Lapor
Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Nusa Dua - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan saat ini masih ada yang menangkap ikan di Indonesia namun tidak lapor. Ia mengungkapkan, sekitar 60% kegiatan penangkapan di Indonesia tidak dilaporkan.

"Di Indonesia ini yang tercatat paling 30-40% saja. Unreported-nya banyak. Bahwa mereka banyak mancing di tengah laut yang tidak minggir kan juga banyak," katanya saat ditemui di sela acara World Oceans Summit di Nusa Dua, Bali, Kamis (23/2/2017).

Pelaporan ikan yang ditangkap akan membuat pencatatan data potensi ikan yang ada jelas, baik ukuran, berat, jenis, sehingga sumber daya perikanannta dapat dijaga keberlanjutannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Persoalannya sekarang, accountability harus ditekankan ke semua negara. Persoalannya adalah ada beberapa masalah yang kita enggak bisa count accountability. Masih banyak negara yang tidak fishing in their own water. Fishingnya di another country water," tutur Susi.

Baca juga: Susi Bicara Tantangan Berantas Aksi Illegal Fishing

Menurut Susi, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah peraturan yang cukup jelas dalam melawan tindakan IUU Fishing. Dalam hal ini, ia lebih menekankan adanya kerja sama dari semua negara, pelaku usaha dan stakeholder terkait untuk benar-benar mengimplementasikan kegiatan perikanan legal yang tercatat dan terlaporkan.

Karena menurutnya, pengawasan ini tak bisa hanya dilakukan secara sendiri-sendiri.

"Saya pikir regulasi kita sudah cukup. Persoalannya enforcement-nya saja. Seluruh dunia harus komitmen. Tidak bisa tidak. Karena kita mendorong kepada konservasi laut. Persoalannya, investasi juga banyak yang tidak tercatat," pungkasnya. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads