Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, dalam Bincang Santai di Kawasan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (3/3/2017).
"Mudah-mudahan di tahun ini bisa mendekati, khususnya di Timur seperti keinginan Ibu Menteri (Menteri BUMN Rini Soemarno) pada BBM satu harga," ujar Fajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian BUMN, kata Fajar, telah memiliki beberapa upaya dalam merealisasikan semen satu harga yang sekaligus menjawab keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyamaratakan harga bahan pokok di seluruh Indonesia.
Fajar menuturkan, upaya yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan pabrik-pabrik semen yang dioperasikan oleh holding semen Indonesia. Di mana, Sumatera kebutuhannya akan disuplai oleh Semen Tonasa, Pulau Jawa akan disuplai oleh Rembang, dan selanjutnya.
"Yang belum berhasil hanya di Papua, dan Bu Menteri ingin semen itu sama seperti BBM satu harga," tambahnya.
Baca juga: Harga Semen di Papua Sudah Turun, Tapi Belum Setara Jawa
Tidak hanya itu, upaya yang disiapkan Kementerian BUMN dalam merealisasikan semen satu harga adalah dengan memanfaatkan tol laut.
"Jadi sedang dibuat beberapa skenario yang melibatkan bukan hanya laut tapi udara. Mudah-mudahan bisa dijangkau ke daerah terpencil. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa buat mendekati seperti itu," tandasnya. (hns/hns)











































